Mendag Enggar, Misi Dagang, Persempit Impor, hingga Dipanggil KPK

Kompas.com - 05/07/2019, 09:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berlatarbelakang sebagai politisi dan pengusaha, Enggartiasto Lukita adalah Menteri Perdagangan yang ditunjuk Presiden Joko Widodo pada resuffle kabinet jilid II tahun 2016.

Politisi dari partai Nasdem ini dipilih untuk menggantikan jabatan Mendag yang sebelumnya dipegang oleh Thomas Lembong, yang kini menjabat di BKPM.

Sebelum berkiprah di Partai Nasdem, pria yang merupakan lulusan IKIP Bandung ini awalnya berkiprah di Partai Golkar. Enggar sempat menjabat jadi DPR Fraksi Golkar dan Wakil Bendahara Umum Golkar.

Di tahun 2013, dia bergabung dengan Nasdem. Enggar mengukuhkan posisinya sebagai Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Nasdem.

Selain berkiprah di bidang politik, dia juga sempat menjabat sebagai Direktur Utama besar di beberapa perusahaan properti, antara lain PT Bangun Tjipta Pratama, PT Kemang Pratama, PT Kartika Karisma Indah, dan sejumlah PT lainnya.

Prestasi

Pria kelahiran 12 Oktober 1951 di Cirebon ini tahun lalu mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari UPI Bandung karena dianggap telah berkontribusi terhadap pembangunan perekonomian dan kewirausahaan Indonesia. 

Kementrian Perdagangan sendiri memang punya beragam agenda yang memunculkan wirausaha baru di era industri 4.0. Pun menaikkelaskannya di tingkat nasional, sebut saja ajang Good Design Indonesia yang masih berlangsung hingga November 2019.

Enggar dan jajaran pejabat di Kementrian Perdagangan memfasilitasi pelatihan untuk desainer sekaligus membawa produknya ke kancah internasional, seperti Jepang.

Kurangi Impor

Di tahun 2016, Enggar mengaku prestasinya adalah tak ada impor beras. Tentu hal ini bukan prestasi perorangan, tapi prestasi pemerintah bersama. Tapi Enggar yang saat itu baru menjabat jadi Mendag, turut punya andil besar dalam rencana eskpor maupun impor beras.

"Rekomendasi impor yang dikeluarkan pada 2016 hanya untuk komoditas gula dan daging sapi. Komoditas yang lain saya enggak mau ngeluarin. Ngapain, kalau kita ada (produksinya)," pungkas Enggar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemilik Mobil Wajib Daftar MyPertamina sebelum 30 Juli

Pemilik Mobil Wajib Daftar MyPertamina sebelum 30 Juli

Whats New
Rupiah Nyaris Rp 15.000 per Dollar AS, Sri Mulyani Pastikan Ekonomi RI Tetap Terjaga

Rupiah Nyaris Rp 15.000 per Dollar AS, Sri Mulyani Pastikan Ekonomi RI Tetap Terjaga

Whats New
Pemerintah Cabut Predikat Wilayah Bebas Korupsi di 4 Instansi, Apa Saja

Pemerintah Cabut Predikat Wilayah Bebas Korupsi di 4 Instansi, Apa Saja

Whats New
Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Spend Smart
Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Rilis
Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Whats New
Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini  Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Whats New
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Spend Smart
Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Whats New
PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

Whats New
Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Whats New
Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Whats New
Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Work Smart
Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Whats New
Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.