Fakta Menarik Lagarde, Calon Pemimpin Bank Sentral Eropa

Kompas.com - 06/07/2019, 15:00 WIB
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde memberikan keterangan pers terkait  Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center, Kawasan Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10). 
ANTARA FOTO/WISNU WIDIANTORO Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde memberikan keterangan pers terkait Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center, Kawasan Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

LONDON, KOMPAS.com - Christine Lagarde, calon Gubernur Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ ECB) bukanlah seorang ekonom. Lagarde bisa dibilang tak memiliki pengalaman profesional dalam menyusun kebijakan moneter.

Dia dikenal sebagai komunikator berbakat yang memiliki rasa hormat. Keterampilannya mampu membawa dia menduduki sejumlah jabatan penting hingga dicalonkan menjadi Gubernur ECB, salah satu lembaga paling penting di dunia dan menentang ketidakstabilan di Eropa.

Dilabeli Perempuan Pertama

Lagarde yang saat ini masih menjabat jadi Direktur Pelaksana sekaligus Ketua Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/ IMF) juga berbeda dari pendahulu-pendahulunya.

Dia kerap dilabeli sebagai perempuan pertama dalam setiap perjalanan karirnya. Di ECB pun, dia menjadi calon pemimpin wanita pertama.

"Dia adalah terobosan besar, tetapi sangat diperlukan," kata Kepala Penasehat Ekonomi Allianz Mohamed El-Erian, dikutip CNN, Sabtu (6/7/2019).

Di tahun 1999-2004, dia adalah wanita pertama yang mendapat pekerjaan teratas di firma hukum Chicago, Baker McKenzie.

Dia juga wanita pertama yang memegang jabatan sebagai menteri keuangan negara G7. Pada 2011, dia menjadi wanita pertama yang memimpin IMF. Di IMF, ia mengorganisir dana talangan untuk Argentina dan Yunani.

Saat menduduki jabatannya yang sekarang, dia dipuji lantaran berhasil memimpin IMF di Washington pasca-krisis keuangan.

Karirnya selalu berada di posisi penting, menjabat Menteri Ekonomi, Keuangan dan Pekerjaan, Menteri Pertanian dan Perikanan, hingga Menteri Perdagangan Perancis. Di pemerintahan Prancis, dia menjabat selama krisis keuangan global.

Punya Tanggung Jawab Besar di ECB

Jika terpilih, Lagarde kabarnya akan mulai memimpin EBC tanggal 1 November mendatang, sehari setelah Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X