[POPULER MONEY] Kemenhub Imbau Masyarakat Hindari Jalur Puncak | Tips untuk Rumah Tusuk Sate

Kompas.com - 08/07/2019, 05:40 WIB
Petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas di Simpang Gadog, Ciawi, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6/2018). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPetugas kepolisian mengatur arus lalu lintas di Simpang Gadog, Ciawi, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6/2018).

1. Kemenhub Imbau Masyarakat Hindari Jalur Puncak, Apa Sebabnya?

Jalur Puncak diprediksi akan mengalami peningkatan volume kendaraan dan diprediksi bakal mengalami kemacetan pada Minggu (7/7/2019).

Oleh karenanya Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan ke puncak agar tak terjebak kemacetan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang telah berada di Puncak agar dapat kembali ke Jakarta pagi ini dan bagi masyarakat yang berkeinginan menuju wilayah Puncak dapat menunda perjalanan supaya tidak terjebak kemacetan,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis yang diterina Kompas.com.

Apa yang menyebabkan kemacetan tersebut? Baca selengkapnya di sini

2. Biar Rumah Tusuk Sate Tak Bikin Sial, Lakukan ini

Menurut pakar fengsui, rumah tusuk sate dapat mendatangkan hal-hal kurang baik kepada orang-orang yang menghuni rumah tersebut, misalnya mudah sakit, rezeki kurang lancar, dan karier stagnan.

Inilah alasan kenapa rumah tusuk sate sangat dihindari oleh kebanyakan orang.

Mirisnya lagi, rumah tusuk sate sangat sulit laku, baik saat dikontrakkan maupun saat dijual.

Tapi seiring berjalannya waktu, anggapan negatif mengenai rumah tusuk sate sudah mulai pudar. Sebab, sudah banyak tips yang bisa dilakukan untuk mengubah keburukan dari rumah tusuk sate menjadi suatu kebaikan yang mendatangkan hoki.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X