Awali Pekan, MVN, Envy, dan Blue Print Melantai di BEI

Kompas.com - 08/07/2019, 10:01 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia mengumumkan sekaligus tiga perusahaan sebagai perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Secara berturut-turut, PT MNC Vision Networks, PT Envy Technologies Indonesia, dan Berkah Prima Perkasa (Blue Print) menjadi perusahaan tercatat ke-22, 23, dan 24 tahun 2019.

"Hari ini tiga perusahaan sekaligus melantai di bursa, Ada MVN, Envy, dan Blue Print," ujar  Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Dengan bertambahnya tiga emiten tersebut, maka secara keseluruhan terdapat 641 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI. Yetna mengatakan, keputusan ketiga perusahaan untuk melantai di bursa sudah tepat untuk menambah modal usaha.

Baca juga: Ada 7 Calon Emiten Antre untuk Melantai di Bursa

"Ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk ada di area publik di mana publik butuh tanggungjawab dan kerja keras agar bisa tumbuh untuk shareholder yang memberikan kepercayaan," kata Nyoman.

PT MNC Vision Networks terdaftar di BEI dengan kode saham “IPTV“. Penawaran umum perdana Perseroan ditetapkan sebesar Rp 240 persaham sebanyak 3.522.000.000 saham. Pada pembukaan perdagangan Senin pagi, harga saham MNC Vision mencapai Rp 236 persaham, turun 0,8 persen atau minus 4 poin.

Untuk PT Envy Technologies Indonesia tercatat dengan kode saham “ENVY”. Perseroan menjual 600 juta saham kepada publik dengan harga IPO yang ditetapkan Rp370 persaham. Pada pembukaan perdagangan, harga sahamnya mencapai Rp 555 persaham, naik 50 persen atau 185 poin.

Sementara Blue Print yang tercatat dengan kode "BLUE", menawarkan sebanyak 168 juta Iembar saham baru dengan harga penawaran Rp 130 persaham. Pada pembukaan perdagangan, harga sahamnya naik 69,23 persen menjadi Rp 220, atau naik 90 poin.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X