Promo Jadi Pertimbangan Millenial Pilih E-Commmerce Favorit

Kompas.com - 09/07/2019, 18:36 WIB
Ilustrasi Thinkstock/DavilesIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi millenial dianggap sebagai salah satu penggerak ekonomi digital terbesar di Indonesia. Survei Alvara yang dilakukan pada April hingga Juni 2019 mengungkap perilaku konsumen millenial dalam menggunakan aplikasi jasa maupun e-commerce.

CEO dan Founder Alvara Research Hasanuddin Ali mengatakan, dari penelitian mereka terlihat preferensi milenial dalam memilih aplikasi favorit mereka adalah manfaat yang didapatkan. Misalnya dari segi promo, aplikasi mana yang memberikan potongan harga paling tinggi.

"Mayoritas e-commerce menawarkan promo diskon, baik shopping, transportasi online, digital payment, semua menggunakan promo sebagai senjata utama menarik konsumen," ujar Hasanuddin di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Tingginya Tren Cuci Mata di E-commerce Jadi Tantangan Penjual Online

Selain faktor promo, millenial juga mengedepankan layanan yang diberikan aplikasi tersebut. Hasanuddin mengatakan, siapapun tentu ingin mendapat pelayanan terbaik.

Menurut dia, masyarakat tak akan keberatan keluar uang lebih banyak asalkan dapat pelayanan lebih baik. Misalnya, untuk antar pesan makanan, pelanggan ingin makanan tersebut masih dalam kondisi segar saat tiba di tujuan.

Contoh lainnya adalah kurir barang yang dituntut menjaga barang tidak rusak atau hilang di jalan serta tepat waktu. Menurut Hasanuddin, hal tersebut merupakan layanan dasar yang harus dipenuhi semua pemain digital.

"Semua pemain provider digital harus memberi layanan secara cepat karena nature-nya digital harus cepat," kata Hasanuddin.

Baca juga: Riset: Indonesia Pasar Menarik bagi E-Commerce

Untuk kategori transportasi online, persepsi utama konsumen terhadap dua aplikator di Indonesia, Go-Jek dan Grab, berkaitan dengan tarif dan promo. Sebanyak 8,8 persen pengguna menganggap Go-Jek sebagai aplikasi transportasi termurah.

Sementara Grab lebih banyak diasosiasikan dengan promosi yang banyak.

Untuk kategori aplikasi pesan antar, Grab dan Go-Jek kembali bersaing. Mayoritas millenial memilih Go-Food karena aspek kualitas layanan. Sementara Grab Food, sama dengan layanan transportasi online, lebih diasosiasikan dengan promo dan harga murah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ada 8 Cabang yang Beroperasi, Bank Mandiri Tetap Salurkan Kredit di Aceh?

Masih Ada 8 Cabang yang Beroperasi, Bank Mandiri Tetap Salurkan Kredit di Aceh?

Whats New
Indonesia Targetkan Setop Impor BBM dan LPG pada 2030

Indonesia Targetkan Setop Impor BBM dan LPG pada 2030

Whats New
Kena PKPU, Ini Penjelasan Totalindo Eka Persada

Kena PKPU, Ini Penjelasan Totalindo Eka Persada

Whats New
Link Pendaftaran BPUM 2021 Online di Jakarta dan Berbagai Daerah Lain

Link Pendaftaran BPUM 2021 Online di Jakarta dan Berbagai Daerah Lain

Whats New
17.387 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

17.387 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong

Whats New
Kabar Gembira bagi UMKM Eksportir Pemula, Garuda Bakal Diskon 50 Persen Tarif Kargo

Kabar Gembira bagi UMKM Eksportir Pemula, Garuda Bakal Diskon 50 Persen Tarif Kargo

Smartpreneur
Simak Tiga Strategi Marketing Dalam Menjalankan Usaha di Bulan Ramadan

Simak Tiga Strategi Marketing Dalam Menjalankan Usaha di Bulan Ramadan

Smartpreneur
[KURASI KOMPASIANA] Tantangan bagi 'Anak Bawang' di Tempat Kerja, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

[KURASI KOMPASIANA] Tantangan bagi "Anak Bawang" di Tempat Kerja, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Rilis
Rupiah Menguat Usai BI Pertahankan Suku Bunga, IHSG Justru Melemah

Rupiah Menguat Usai BI Pertahankan Suku Bunga, IHSG Justru Melemah

Whats New
Ada Larangan Mudik, Pengusaha Bus Minta Insentif ke Pemerintah

Ada Larangan Mudik, Pengusaha Bus Minta Insentif ke Pemerintah

Whats New
Masih Bisa Daftar, Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Masih Bisa Daftar, Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Whats New
BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,1-5,1 Persen

BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,1-5,1 Persen

Whats New
Sebelum Mudik Dilarang, Tiket Kereta sampai 5 Mei Sudah Bisa Dibeli

Sebelum Mudik Dilarang, Tiket Kereta sampai 5 Mei Sudah Bisa Dibeli

Whats New
Laba Perusahaan Ini Melonjak 853 Persen Ditopang Penjualan Alat Swab Antigen

Laba Perusahaan Ini Melonjak 853 Persen Ditopang Penjualan Alat Swab Antigen

Whats New
BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X