Bekraf Pertemukan Startup Pembuat Film dengan Investor di AKATARA 2019

Kompas.com - 10/07/2019, 06:58 WIB
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf saat meninjau pembangunan bioskop rakyat di Pasar Teluk Gong, Jumat (8/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf saat meninjau pembangunan bioskop rakyat di Pasar Teluk Gong, Jumat (8/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) bekerjasama dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI), akan menggelar AKATARA 2019 di Jakarta, untuk mempertemukan para pembuat film (film maker) dengan investor.

Namun, konsep AKATARA 2019 tahun ini dibuat lebih beragam dari sebelumnya. Tak hanya sebagai ajang perjodohan pembuat film tanah air dengan pemilik modal, Bekraf juga memfasilitasi proyek terpilih dari berbagai macam genre dan kegiatan perfilman lainnya.

Selain itu, AKATARA 2019 juga ingin menciptakan akses permodalan dan mendorong film enterpreneurship yang lebih profesional. Sementara di sektor investor, akan ada 40 sumber pendanaan yang hadir selama pitching forum dan speed dating.

“Geliat investasi di bisnis film Indonesia saat ini sudah mulai menunjukkan tren positif. Kami berharap investor serta berbagai pihak pplendukung perfilman Indonesia lainnya dapat menjadikan Akatara sebagai meeting point strategis untuk mengembangkan ekosistem perfilman Indonesia,” ujar Triawan Munaf, Kepala Bekraf, Selasa (10/7/2019).

AKATARA tahun ini akan menampilkan 100 booth mini expo yang jauh lebih beragam.

Dalam acara ini, AKTARA lebih memfokuskan kepada penguatan badan usaha berupa “film company start-up” yang saat ini cukup banyak hadir di berbagai daerah.

Tahun ini, forum acara tersebut juga mengadakan pelatihan, untuk meningkatkan kualitas konten dan sumber daya manusia, agar dapat bersaing di kancah dunia internasional.

Pelatihan tersebut didukung dengan kerjasama AKATARA dengan pihak Aprofi dan Komite Buku Nasional, dengan menginisiasi program “Akatara IP Market: pitching penulis buku/ novel kepada produser film, serta TUTA (The United Team of Art) Lab dengan program investasi proyek film khusus bertema “urband legend”.

Ketiga badan tersebut memberikan dukungan pada tahap awal kepada sinema dengan membantu melakukan supervisi, membiayai serta mengolah proposa film sampai siap diajukan ke investor produksi film.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X