Investasi Jangan Nunggu Kaya

Kompas.com - 11/07/2019, 15:08 WIB
Ilustrasi investasi www.shutterstock.comIlustrasi investasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang kesulitan memulai investasi karena berbagai hal. Mulai dari literasi yang kurang hingga modal yang pas-pasan.

Namun menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Lucky Alirman, investasi baiknya dimulai sejak dini.

"Investasi itu jangan menunggu kita kaya, harus dimulai sejak dini," ujarnya di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Lantas kapan waktu seseorang harus berinvestasi? Lucky mengatakan, investasi bisa dimulai sejak seseorang mendapatkan penghasilan dari pekerjaannya.

Baca juga: Minat Investasi SBR007? Begini Cara Belinya

Namun tidak semua penghasilan di investasikan. Cukup sisihkan sebagian rupiah dari penghasilan untuk diinvestasikan ke dalam instrumen investasi pilihan.

Salah satu instrumen investasi yang sedang banyak diminati oleh generasi milenial yakni Saving Bond Ritel (SBR) yang merupakan obligasi negara.

SBR diminati lantaran memiliki nilai kupon di atas 7 persen, lebih besar dari rata-rata bunga deposito 5-6 persen.

Selain itu SBR juga bisa dibeli meski modal pas-pasan. Hanya dengan Rp1 juta, SBR sudah bisa dibeli. Hal ini membuat milenial lebih leluasa membeli instrumen investasi tersebut.

"Jadi sejak punya penghasilan mulailah sisihkan uang untuk investasi masa depan," kata Lucky.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X