Kompas.com - 12/07/2019, 09:02 WIB
Ilustrasi investasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah baru saja membuka masa penawaran Saving Bond Ritel seri SBR007, salah satu instrumen investasi obligasi negara yang digemari generasi milenial.

Masa penawaran SBR007 ini akan berlangsung selama 15 hari yakni dari 11 Juli 2019 hingga 25 Juli 2019. Adapun pemerintah menargetkan Rp 2 triliun dari penjulan SBR007.

Ada sejumlah fakta seputar instrumen obligasi negara ritel ini. Berikut 7 fakta tersebut.

1. Mulai Rp 1 juta

Salah satu fakta menarik untuk para milenial, SBR adalah instrumen investasi surat berharga negara yang bisa dibeli mulai Rp 1 juta.

Dengan begitu, para milenial yang hanya punya modal pas-pasan pun bisa memulai investasi surat berharga negara yang satu ini. SBR007 bisa dipesan melalui 20 mitra bisnis yang ditunjuk pemerintah mulai dari bank hingga fintech.

Baca juga: Minat Investasi SBR007? Begini Cara Belinya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Kupon minimal

SBR007 memiliki kupon mengambang dengan mengacu kepada BI 7 Day Reverse Repo Rate (7-DRRR). Artinya besaran kupon SBR akan disesuaikan dengan perubahan bunga acuan setiap 3 bulan sekali.

Namun meski mengacu ke suku bunga BI, SBR007 memiliki kupon minimal yakni 7,50 persen (6 persen 7-DRRR + spread 150 bps/1,50 persen). Kupon minimal ini membuat nilai kupon tak akan anjlok di bawah 7,50 persen.

Jadi, milenial tidak perlu khawatir nilai kupon akan menurun di bawah 7.50 persen.

3. Early redemption

SBR007 merupakan instrumen investasi yang tidak bisa diperdagangkan sewaktu waktu. Namun pembeli tak perlu khawatir karena jalan keluar berupa early redemption.

Dengan fasiltas ini, investor bisa mencairkan hingga 50 persen nilai kupon sebelum jatuh tempo. Biasanya fasiltas ini berlaku untuk investor dengan minimal kepemilikan Rp 2 juta.

Baca juga: SBR007 Sudah Bisa Dipesan Hari ini

4. Dijamin negara

Sebagai salah satu instrumen investasi, penjamin SBR007 tidak dalam taraf perusahaan atau pihak lain, melainkan langsung dijamin negara.

Dengan begitu investasi ini sangat aman karena kemungkinan negara gagal bayar utang, atau telat membayar utang sangatlah kecil.

5. Nilai kupon mengecil

Meski nilai kupon SBR007 dipatok 7,50 persen, di atas rata-rata bunga deposito bank yang 5-6 persen, namun faktanya angka itu lebih kecil dari SBR-SBR sebelumnya.

Pada seri SBR006, nilai kupon yang ditawarkan mencapai 7,95 persen bahkan pada SBR005 tingkat kupingnya sebesar 8,15 persen.

Penurunan nilai kupon ini akibat penyesuaian dengan pasar obligasi dimana obligasi imbal hasil obligasi mengalami penurunan.

Baca juga: Investasi SBR007 Cocok untuk Milenial, Ini Keunggulannya

6. Pendanaan untuk pembangunan

Seperti surat berharga negara lainnya, SBR007 diluncurkan agar pemerintah mendapatkan dana segar dari masyarakat.

Target pemerintah untuk penjulan SBR007 sebesar Rp 2 triliun. Rencananya uang itu akan digunakan untuk membiayai berbagai proyek pembangunan di APBN 2019.

7. Investasi jangka pendek

Masa penawaran SBR007 sudah dibuka mulai 11 Juli 2019 dan akan ditutup pada 25 Juli 2019. 

Adapun waktu jatuh tempo SBR007 hanya dua tahun, yakni 10 Juli 2021.

Investasi ini merupakan investasi jangka pendek yang tidak bisa diperdagangkan sewaktu waktu. Meski begitu Anda bisa mencairkan 50 persen nilai kupon sebelum jatuh tempo dengan early redemption.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Whats New
Sri Mulyani Minta Pemda Tepat Waktu Bayar Insentif Temaga Kesehatan

Sri Mulyani Minta Pemda Tepat Waktu Bayar Insentif Temaga Kesehatan

Whats New
Hari Maritim Nasional, Menhub: Potensi Bahari Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Bangsa

Hari Maritim Nasional, Menhub: Potensi Bahari Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Bangsa

Whats New
Dukung UMKM Go Digital, OttoPay Maksimalkan Sistem Pencatatan Transaksi dan Stok Barang

Dukung UMKM Go Digital, OttoPay Maksimalkan Sistem Pencatatan Transaksi dan Stok Barang

Rilis
IndiHome Gangguan, Telkom Janjikan Beri Kompensasi ke Pelanggan

IndiHome Gangguan, Telkom Janjikan Beri Kompensasi ke Pelanggan

Whats New
Bangun Kabel Listrik Bawah Laut, Sun Cable Suntik Dana Investasi ke RI Rp 36,6 Triliun

Bangun Kabel Listrik Bawah Laut, Sun Cable Suntik Dana Investasi ke RI Rp 36,6 Triliun

Whats New
IHSG Ditutup Naik 0,56 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BUKA

IHSG Ditutup Naik 0,56 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BUKA

Whats New
Mulai Besok, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 45.000

Mulai Besok, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 45.000

Whats New
Pemerintah Sudah Suntik Modal Rp 61,8 Triliun ke BLU dan BUMN Sepanjang 2021

Pemerintah Sudah Suntik Modal Rp 61,8 Triliun ke BLU dan BUMN Sepanjang 2021

Whats New
Waspada Pembobolan Akun Berkedok Bank BCA, Ini Tips Menjaga Keamanan BCA ID

Waspada Pembobolan Akun Berkedok Bank BCA, Ini Tips Menjaga Keamanan BCA ID

BrandzView
Menkop Teten: Sudah 15,9 Juta UMKM Masuk ke Pasar Digital

Menkop Teten: Sudah 15,9 Juta UMKM Masuk ke Pasar Digital

Whats New
Stabilkan Harga Telur Ayam yang Anjlok, Berdikari Serap Telur dari Peternak di Blitar

Stabilkan Harga Telur Ayam yang Anjlok, Berdikari Serap Telur dari Peternak di Blitar

Rilis
Cara Membuat Promo Toko di Shopee Untuk Menggaet Pembeli

Cara Membuat Promo Toko di Shopee Untuk Menggaet Pembeli

Whats New
Bank CIMB Niaga Luncurkan Tabungan Digital OCTO Savers yang Bebas Biaya Transaksi

Bank CIMB Niaga Luncurkan Tabungan Digital OCTO Savers yang Bebas Biaya Transaksi

Whats New
Realisasi Anggaran PEN 2021 Baru 53,2 Persen

Realisasi Anggaran PEN 2021 Baru 53,2 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.