Jualan Kopi, Pria Ini Kantongi Omzet Rp 600 Juta Per Bulan

Kompas.com - 13/07/2019, 18:00 WIB
Teuku Dharul Bawadi, pemilik Bawadi Coffee saat diwawancarai di Jakarta, Sabtu (13/7/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMATeuku Dharul Bawadi, pemilik Bawadi Coffee saat diwawancarai di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berjualan kopi rupanya bisa mendulang pendapatan yang besar. Hal ini lah yang dirasakan oleh Teuku Dharul Bawadi.

Pemilik Bawadi Coffee ini bisa meraup omzet ratusan juta rupiah tiap bulannya. Padahal, modal awal yang dikeluarkan pria asal Aceh ini hanya Rp 30 juta.

"Unuk Bawadi kopi saja omzetnya Rp 400 juta sampai Rp 600 juta per bulan," ujar pria berusia 30 tahun ini di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Tak hanya untung besar, Bawadi juga bisa mewujudkan salah satu mimpinya dari berjualan kopi. Pria tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) ini mempunyai mimpi bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Baca juga: Tak Lulus Kuliah, Pria Ini Sukses Pasarkan Kopi Aceh ke Luar Negeri

"Petani yang kerja sama dulu pertama masih 50 petani dan alhamdulillah sekarang Bawadi sudah bekerja sama dengan 1.840 petani. Karyawan tetap saya ada 28 orang dan karyawan lepasnya 34 orang," kata Bawadi.

Bahkan, pria yang hobi bermain games ini sekarang bisa memproduksi 12 ton kopi per bulan. Kopi-kopi itu dia pasarkan di 8 negara, yakni Malaysia, Singapura, Brunei, Thailand, China, India, Australia dan Kanada.

Dia pun kini tengah mencoba melakukan penetrasi pasar ke negara-negara Timur Tengah dan Eropa.

"Keunggulan produk kopi saya lebih ke single origin, jadi taste-nya kopi Aceh dapat. Kopi lain walaupun dia beli buat misalnya Sumatera Gayo, itu aroma dan tastenya enggak akan dapat yang sesuai dengan Aceh gayo," kata Bawadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Subsidi Listrik 450 VA Dicabut, Negara Hemat Rp 22 Triliun

Whats New
Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

Rilis
 Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Whats New
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Whats New
Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan 'Super Online Deals'

Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan "Super Online Deals"

Whats New
Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Whats New
Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Rilis
Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Whats New
Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Smartpreneur
BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

Rilis
LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

Whats New
Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Whats New
Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Whats New
Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X