Semester I 2019, Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp 690,5 Triliun

Kompas.com - 17/07/2019, 20:27 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Mandiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (KOMPAS100: BMRI) mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 12,1 persen secara tahunan (yoy) atau mencapai Rp 690,5 triliun pada Juni 2019.

Direktur Bisnis dan Jaringan Hery Gunardi menyampaikan, kualitas kredit Bank Mandiri tercatat membaik dengan rasio kredit macet (non performing loan/NPL) gross sebesar 2,59 persen atau turun 54 bps dibanding tahun lalu. Hery memaparkan, rasio NPL tersebut yang terendah sejak kuartal III-2015.

Pasalnya, rasio kredit macet Bank Mandiri sempat mencapai puncak, yakni di level 4 persen pada akhir 2016.

"Adapun kualitas kredit yang semakin membaik dengan NPL gross 2,59 persen turun 54 bps dari tahun lalu," ujar Hery di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Kuartal II 2019, Laba Bank Mandiri Capai Rp 13,5 Triliun

Hery menjelaskan, terjaganya rasio NPL disebabkan oleh pengendalian manajemen risiko dan perbaikan kualitas kredit di hampir seluruh segmen bisnis. 

Di tengah kondisi ketatnya likuiditas akibat persaingan suku bunga perbankan, pada kuartal II 2019, total Dana Pihak Ketiga (bank only) secara rata-rata tumbuh 6,8 persen (yoy), atau secara konsolidasi mencapai ending balance Rp 843,2 triliun.

Didorong oleh pertumbuhan tabungan bank only secara rata-rata 5,1 persen (yoy) dengan ending balance konsolidasi mencapai Rp 342,6 triliun, giro konsolidasi tumbuh 7,2 persen (yoy) mencapai Rp 200,2 triliun, dan pertumbuhan deposito bank only secara rata-rata 15,1 persen (yoy) dengan ending balance konsolidasi mencapai Rp 300,4 triliun. 

Baca juga: Transaksi E-commerce Bank Mandiri Melonjak 50 Persen pada Mei 2019

Dengan mengetatnya kondisi likuiditas, langkah penguatan pendanaan dilakukan antara lain melalui peningkatkan dana murah untuk menjaga rasio CASA tetap diatas 60 persen, pengendalikan pertumbuhan biaya operasional, serta penyaluran kredit yang lebih prudent baik di segmen wholesale dan retail. 

Pada semester I tahun ini, Bank Mandiri juga telah menerbitkan surat utang melalui program Euro Medium Term Notes (EMTN) dalam denominasi dolar AS senilai 750 juta dollar AS. Surat utang  bertenor 5 tahun dan kupon 3,75 persen itu merupakan bagian dari rencana program penerbitan obligasi valas senilai 2 miliar dollar AS.

“Saat ini, permodalan dan likuiditas kami berada pada situasi yang sangat baik dengan rasio CAR di level 21,01 persen dan rasio RIM di level 96,94 persen. Kami juga mengapresiasi kebijakan Bank Indonesia melalui pelonggaran Giro Wajib Minimun (GWM) kemarin karena memberikan ruang yang cukup bagi perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit,” jelasnya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Whats New
Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Whats New
Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Spend Smart
Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Whats New
Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Whats New
Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X