Menperin Klaim Toyota dan Hyundai Siap Investasi Rp 50 Triliun untuk Kendaraan Listrik

Kompas.com - 18/07/2019, 13:04 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019) KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019)

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, dua produsen besar siap berinvestasi di Indonesia untuk kendaraan listrik. Kedua perusahaan tersebut siap mengucurkan dana sebesar Rp 50 triliun ke Indonesia dalam jngka waktu lima tahun ke depan.

“Sudah ada dua pabrikan besar yaitu Toyota dan Hyundai yang siap untuk berinvestasi di Indonesia khususnya di sektor kendaraan listrik dengan nilai total investasi mencapai 50 Triliun rupiah untuk 5 tahun yang akan datang,” ujar Airlangga dalam sambutannya di acara GIIAS, Tangerang, Kamis (18/7/2019).

Airlangga menambahkan, dana tersebut dikucurkan hanya untuk tahap awal. Nantinya, akan masuk dana besar untuk investasi komponen penunjang seperti baterai.

“Sehingga saya optimis bahwa dalam waktu 5 tahun yang akan datang saya menargetkan akan ada Rp 100 Triliun investasi baru di sektor otomotif,” kata Airlangga.

Selain itu, lanjut Airlangga, saat ini sedang dilakukan finalisasi Rancangan Peraturan Presiden tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang PPnBM Kendaraan Bermotor.

Dalam RPP tersebut, besaran tarif PPnBM yang saat ini dihitung berdasarkan kapasitas mesin akan ditambahkan parameter penghitungan baru yaitu konsumsi bahan bakar dan emisi CO2. 

“Di mana pada tahun 2025 ditargetkan produksi kendaraan roda empat emisi karbon rendah dan kendaraan listrik mencapai sekitar 20 persen dari total produksi nasional,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X