Menteri Rini Minta 5 BUMN Gelar RUPSLB

Kompas.com - 18/07/2019, 22:57 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno (depan) meninjau ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Lampung, Kamis (31/1/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno (depan) meninjau ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Lampung, Kamis (31/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) meminta lima perusahaan pelat merah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPSLB).

RUPSLB itu diperintahkan untuk dilakulan bagi perusahaan milik negara yang sudah go public.

Deputi Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, saat ini lima perusahaan yang diminta menyelenggarakan RUPSLB, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

Baca juga: KPPU Pertimbangkan Panggil Menteri BUMN

"Tujuan pertama adalah melihat kinerja laporan keuangan selama Semester I-2019. Kedua, perubahan susunan pengurus perseroan," ujar Gatot dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/7/2019).

Menurut Gatot, dalam RUPSLB itu manajemen bisa mengusulkan agenda tambahan untuk aksi korporasi yang perlu persetujuan pemegang saham, seperti akuisisi dan penerbitan obligasi.

"Proses-proses ini merupakan evaluasi kinerja BUMN yang setiap tahun dilakukan. Proses RUPSLB tersebut harus dilakukan sesuai aturan main pasar modal seperti tahun-tahun sebelumnya," Kata Gatot.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X