Sistem Bank Mandiri Error, YLKI Sarankan Nasabah Melakukan Ini...

Kompas.com - 22/07/2019, 12:40 WIB
Nasabah Bank Mandiri Banjarmasin mendatangi kantor Bank Mandiri Banjarmasin, Sabtu (20/7/2019). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARNasabah Bank Mandiri Banjarmasin mendatangi kantor Bank Mandiri Banjarmasin, Sabtu (20/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Errornya sistem Bank Mandiri berdampak pada nasabah. Ada yang saldo rekeningnya menjadi nol, ada juga yang saldonya bertambah.

Lalu, apa yang harus dilakukan nasabah jika mengalami hal tersebut?

Ketua Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan nasabah yang menjadi korban gangguan sistem membuat laporan kepada terkait.

Di sisi lain, pihak bank juga harus bertanggung jawab penuh untuk pengembalian dana nasabah secara utuh.

“Bank Mandiri harus bertanggung jawab penuh terhadap kekurangan saldo,” ujar Tulus kepada Kompas.com, Senin (22/7/2019).

Baca juga: Mandiri Error, Bagaimana Nasib Nasabah yang Rekeningnya Diblokir?

Selain itu, kata Tulus, pihak Bank Mandiri juga harus meyakinkan konsumen bahwa seluruh saldo dan dana milik nasabah dalam keadaan aman.

Sementara itu, ada beberapa nasabah yang tak kehilangan saldo, justru bertambah banyak hingga berkali-kali lipat. Bagi nasabah tersebut, Tulus mengimbau agar melaporkannya juga ke Bank Mandiri.

“Nasabah yang dapat kelebihan saldo harus mengembalikan karena itu bukan haknya. Kalau tidak, sama dengan nyolong,” kata Tulus.

Bank Mandiri telah memblokir 2.670 rekening nasabah setelah kejadian gangguan sistem. Rekening nasabah tersebut diblokir lantaran tercatat menerima saldo tambahan dan telah memindahkannya ke rekening lain.

Baca juga: Ribuan Nasabah Alihkan Saldo Tambahan Saat Error, Ini yang Dilakukan Bank Mandiri

 

Tulus menambahkan, cara lain yang bisa dilakukan Bank Mandiri untuk menangani masalah tersebut adalah memotong saldo rekening nasabah yang ketahuan berbuat curang tersebut.

Sebelumnya, sejumlah nasabah mengeluhkan saldo rekening di Bank Mandiri tinggal Rp 0. Di sisi lain, ada pula nasabah yang menerima dana dalam jumlah besar.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas sebelumnya mengakui bahwa sedang terjadi error system akibat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan.

Ia mengatakan, error sistem terjadi pada data saldo 10 persen nasabah Bank Mandiri.

Baca juga: Ribuan Nasabah Alihkan Saldo Tambahan Saat Error, Ini yang Dilakukan Bank Mandiri

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X