Go-Jek 3 Tahun, dari Hanya 20 Mitra Kini Capai 2 Juta

Kompas.com - 22/07/2019, 14:05 WIB
CEO Gojek Global Nadiem Makariem, Co-Founder Gojek Kevin Aluwi, Presiden Gojek Group Andre Soelistyo (kiri-kanan) saat konferensi pers di kantor Gojek di Jakarta, Senin (22/7/2019) FIKA NURUL ULYACEO Gojek Global Nadiem Makariem, Co-Founder Gojek Kevin Aluwi, Presiden Gojek Group Andre Soelistyo (kiri-kanan) saat konferensi pers di kantor Gojek di Jakarta, Senin (22/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform digital on-demand di Indonesia, Go-Jek, telah mencatatkan jumlah transaksi melesat hingga 12 kali lipat atau 1.100 persen sejak 3 tahun terakhir.

"Setelah divadilasi oleh pasar di Asia Tenggara, selama 3 tahun terakhir perkembangan bisnis kami melesat hingga 12 kali lipat," kata Co-Founder Go-Jek Kevin Aluwi di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Kevin mengatakan, pertumbuhan ini juga terlihat dari perkembangan jumlah mitra pengemudi yang telah mencapai lebih dari 2 juta yang awalnya hanya 20 mitra, 400.000 mitra merchant, dan 60.000 penyedia jasa di Asia Tenggara.

Baca juga: Heboh Data Pengguna Go-Jek, Grab, dan E-commerce Dipakai Fintech Ilegal, Ini Kata OJK

Sementara menurut data Nikkei, jumlah pengguna aktif bulanan Go-Jek di Indonesia lebih diminati dibanding aplikasi lainnya. Pun pengguna aktif bulanannya setara dengan jumlah pengguna bulanan aplikasi ride-sharing terbesar dunia di Amerika.

"Perkembangan itu juga berasal dari 22 layanan yang disediakan Go-Jek dalam aplikasinya yang semula hanya menyediakan 3 layanan. Setelah itu kita luncurkan Go-Food. Baru 6 jam setelah diluncurkan, layanan ini meledak menjadi food delivery pertama," ujar Kevin.

Sejak 1 tahun terakhir, Go-Jek telah mengekspansi bisnisnya ke negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura, dan Vietnam. di Vietnam sendiri, saat ini telah terdapat 1 juta transaksi dalam 2 bulan sejak diluncurkan.

Go-Jek pun berencana akan terus merambah bisnisnya sesuai dengan kebutuhan konsumen. Baru-baru ini, pihaknya tengah mengkaji peluncuran layanan Go-Food di Singapura.

Baca juga: Ini Jejak Pendanaan Go-Jek di Tahun 2019



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Whats New
Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Whats New
Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah Daripada Malaysia hingga Vietnam

Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah Daripada Malaysia hingga Vietnam

Whats New
Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Spend Smart
5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

Whats New
Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Whats New
Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Whats New
Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Whats New
Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Spend Smart
Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Whats New
Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Whats New
Saham yang Dijagokan Yusuf Mansur Sempat Hijau, Ini Kata Analis

Saham yang Dijagokan Yusuf Mansur Sempat Hijau, Ini Kata Analis

Whats New
Masih Dinamis, Anggaran PEN Tahun Ini Diperkirakan Rp 553 Triliun

Masih Dinamis, Anggaran PEN Tahun Ini Diperkirakan Rp 553 Triliun

Whats New
Mantap IPO, Widodo Makmur Unggas Tawarkan Harga Awal Rp 180 Per Saham

Mantap IPO, Widodo Makmur Unggas Tawarkan Harga Awal Rp 180 Per Saham

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X