Masuk Daftar 500 Fortune Global, Peringkat Pertamina Kalahkan Facebook

Kompas.com - 23/07/2019, 12:48 WIB
Ilustrasi logo Pertamina. SHUTTERSTOCK/Joachim AffeldtIlustrasi logo Pertamina.

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina (Persero) menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Top 500 Fortune Global 2019.

Pertamina berada di peringkat ke-175, naik 78 peringkat dari posisi tahun lalu ke-253.

Sebelumnya, empat BUMN masuk dalam daftar perusahaan publik terbesar di dunia versi Forbes.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno mengatakan, keberhasilan Pertamina masuk daftar Top 500 Fortune Global merupakan kerja nyata dari BUMN dalam melayani kebutuhan masyarakat.

Hal ini juga menjadi bukti nyata kinerja BUMN diapresiasi dunia internasional.

“Saya ucapkan selamat untuk Pertamina masuk dalam daftar Top 500 Fortune Global," ujar Rini dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (23/7/2019).

Menurut Rini, capaian ini merupakan hasil kerja keras dalam melayani masyarakat Indonesia dari kebutuhan di sektor energi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini membuktikan Pertamina mampu bersaing dengan perusahaan terbesar dunia,” ujarnya.

Baca juga: Pertamina Gandeng Perusahaan AS untuk Tangani Dampak Gelembung Gas

Dalam peringkat Fortune Global tersebut, Pertamina mengalahkan Alibaba Group yang berada di peringkat ke-182 dan Facebook di posisi ke-184.

Sebagai informasi, Fortune Global 500, atau dikenal juga dengan Global 500, merupakan daftar tahunan yang memuat 500 perusahaan terbaik di seluruh dunia.

Dasar pemeringkatannya berdasarkan rangkuman dan diterbitkan oleh majalah Fortune selama 67 tahun berturut-turut.

Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai berdasarkan pendapatan dan laba bersih perusahaan di tahun fiskal sebelumnya.

Pada 2018, Pertamina membukukan pendapatan 57,933 miliar dollar AS atau meningkat hingga 34,9 persen dari 2017.

Untuk laba bersih, Pertamina berhasil meraup 2,526 miliar dollar AS.

Saat ini, perusahaan BUMN minyak dan gas memiliki aset yang mencapai 64,7 miliar dollar AS dan 31.569 karyawan yang tersebar di seluruh dunia.

“Saya berharap Pertamina bisa masuk Top 100 Fortune Global. Untuk itu, dibutuhkan sinergi dengan perusahaan-perusahaan lain ataupun BUMN,” kata Rini.

Sebanyak 500 perusahaan terbesar di dunia masuk daftar ini.

Perusahaan-perusahaan yang tersebar di 34 negara ini membukukan pendapatan 32,7 triliun dollar AS dengan laba 2,15 triliun dollar AS pada 2018.

Secara keseluruhan, 500 perusahaan ini memiliki 69,3 juta pekerja di seluruh dunia.

Baca juga: Pertamina Pindah Kantor ke Gedung Milik Luhut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.