Gubernur BI: Teknologi Bisa Jadi Salah Satu Alat Pengendali Inflasi

Kompas.com - 25/07/2019, 12:00 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ketika memberikan paparan dalam Rakornas TPID di Jakarta, Kamis (25/7/2019). MUTIA FAUZIAGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ketika memberikan paparan dalam Rakornas TPID di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan beberapa daerah di Indonesia telah menggunakan teknologi sebagai salah satu cara untuk mengendalikan inflasi.

Penggunakan teknologi dilakukan baik dari sisi produksi, distribusi dan juga pemasaran. Perry mengatakan, berbagai proses yang meliputi mata rantai pengadaan barang tersebut dapat mengendalikan inflasi dari hulu hingga hilir.

"Adaptasi inovasi kami melihat dengan pengendalian inflasi di berbagai daerah sudah terjadi inovasi-inovas penggunaan teknologi digital," ujar Perry dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Untuk bisa turut berkontribusi untuk mengendalikan inflasi skala nasional yang ditargetkan sebesar 3,5 plus minus 1 persen, Perry mengatakan, inovasi berbasis teknologi tersebut harus bisa direplikasi oleh daerah-daerah lain.

Bahkan, Perry meyakini dengan pengadopasian teknologi informasi tersebut, bisa kian mempersingkat mata rantai dari petani ke konsumen.

"Sehingga manfaat yang banyak dari nilai tambah akan ke petani bukan kepada pedagang di dalam mata rantai," ujar Perry.

Selain teknologi, inovasi dengan model bisnis kerja sama perdagangan anntar daerah juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengendalikan inflasi.

"Kami melihat dari satu provinsi atau satu daerah dari satu daerah ke daerah lain perdagangan antardaerah kini sudah mulai tumbuh dan terus aja, itu bisa kita perluas," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X