Banten Batal Divestasi Saham di Bank BJB

Kompas.com - 25/07/2019, 14:22 WIB
Direksi baru Bank BJB dalam Analys Meeting Triwulan 2-2019. RENI SUSANTIDireksi baru Bank BJB dalam Analys Meeting Triwulan 2-2019.

BANDUNG, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Banten batal melakukan divestasi saham di Bank BJB

“Sinergi kami dengan Bank Banten berjalan dengan baik,” ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bank BJB Nia Kania di Bandung, Kamis (25/7/2019).

Seperti diketahui, sebelumnya Pemprov Banten berencana melakukan divestasi sahamnya di Bank BJB sebesar 5,37 persen. Hal ini pun sempat ramai diperbincangkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Baca juga: Genjot Fee Based Income, BJB Gandeng Taspen dan Telkom

Nia mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah berkomunikasi dengan gubernur Banten. Dalam pertemuan itu diketahui rencana divestasi saham tidak dilakukan.

Hal itu dikarenakan beberapa hal. Di antaranya kontribusi Bank BJB kepada Pemprov Banten masih dinilai baik.

Selain itu, 8 kota/kabupaten di Banten tidak menginginkan divestasi. Mereka berkomitmen tetap menjadi pemegang saham di Bank BJB.

Untuk itu, saat ini Bank Banten hanya mengelola kas daerah Provinsi Banten. Sedangkan pengelola kas daerah untuk 8 kota/kabupaten di Banten dilakukan oleh Bank BJB.

Baca juga: Yuddy Renaldi Diangkat jadi Dirut Bank BJB

Bank BJB mencatatkan aset Rp 120,7 triliun atau tumbuh 6,4 persen (yoy) pada kuartal II 2019, didukung penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 95,1 triliun atau tumbuh 7 persen.

Total penyaluran kredit meningkat 8,2 persen menjadi Rp 78,2 triliun dengan penopang utama kredit konsumer sebesar 54,1 triliun diikuti UMKM, korporasi dan komersial, serta KPR.

Untuk mendongkrak kinerja perusahaan, Bank BJB melakukan pengembangan digitalisasi produk dan layanan. Investasi yang digelontorkan sebesar 10 persen dari laba Bank BJB. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X