Ingin Buat Surat Lamaran Kerja, Ini 5 Tips Suksesnya

Kompas.com - 26/07/2019, 12:55 WIB
Ilustrasi surat lamaran kerja. SHUTTERSTOCK/FizkesIlustrasi surat lamaran kerja.

NEW YORK, KOMPAS.com - Ketika melamar kerja di perusahaan impian, bisa jadi Anda tidak lulus seleksi. Padahal, CV Anda sudah sangat menarik dan pengalaman Anda juga cukup.

Sebab, perlu disadari bahwa kemungkinan besar ada banyak kandidat lain yang bersaing dengan Anda untuk posisi yang sama. Nah, dalam kondisi ini, surat lamaran kerja sangat berpengaruh.

Dilansir dari CNBC, Jumat (26/7/2019), surat lamaran kerja dapat membantu Anda secara efektif untuk memikat pihak perusahaan. Surat lamaran kerja menampilkan kemampuan menulis Anda dan ini bisa menjadi keunggulan Anda dibandingkan kandidat lainnya.

Baca juga: Terungkap, Jenis Huruf Ini Sebaiknya Digunakan di Surat Lamaran Kerja

Direktur dan koordinator penasihat karier di Harvard Extension School Linda Spencer menjelaskan, surat lamaran kerja yang baik menjawab dua pertanyaan penting. Pertanyaan itu adalah mengapa Anda kandidat yang cocok untuk pekerjaan tersebut dan bagaimana Anda menambah nilai bagi perusahaan.

"Perusahaan hanya butuh waktu sekitar 7 detik untuk membaca dokumen ini. Mereka tidak membaca dengan teliti, namun skimming (membaca cepat). Jadi Anda harus mengutarakannya dengan jelas tentang bagaimana Anda bisa memberi nilai tambah," jelas Spencer.

Bingung bagaimana menulis surat lamaran kerja yang baik? Berikut tips suksesnya dari para pakar karier.

1. Tujukan surat lamaran kerja ke orang secara spesifik

Istilah "To whom it may concern" atau departemen SDM di sebuah perusahaan yang dicantumkan dalam surat lamaran kerja adalah cara cepat surat Anda itu tidak dilirik. Selalu cobalah membuat surat lamaran kerja yang ditujukan pada spesifik orang.

Misalnya adalah manajer HRD atau kepala departemen. Sertakan juga nama, jabatan, perusahaan, dan alamat pada bagian atas surat lamaran kerja di bawah tanggal.

Jika Anda tidak tahu spesifik orang yang dituju, cara mudahnya adalah dengan mencari di LinkedIn. Masukkan nama perusahaan dan beberapa kata kunci pada kolom pencarian, semisal "Google, hiring manager, sales" dan sejumlah profil akan muncul.

Baca juga: Incar Pekerjaan Impian, Jangan Tulis 5 Kata Ini di Surat Lamaran

2. Jelaskan tujuan surat Anda

Kata-kata pembuka dalam surat lamaran kerja tidak perlu bertele-tele. Faktanya, menurut pakar karier di Harvard, kata-kata pembuka harus jelas, tegas, dan lugas.

Jelaskan tujuan Anda menulis surat lamaran kerja, posisi yang Anda lamar, dan jika memungkinkan bagaimana Anda mengetahui informasi mengenai lamaran kerja tersebut.

3. Jangan tulis ulang CV

Dalam menulis surat lamaran kerja, Anda tidak usah menulis esai 1.000 kata yang merangkum CV Anda. Surat lamaran kerja adalah kesempatan Anda menjelaskan mengapa Anda sangat tertarik pada perusahaan serta visi dan misinya.

Tidak perlu terlalu formal dan kaku. Anda bisa menggunakan bahasa sendiri dan masukkan sejumlah kata-kata yang menarik untuk membuat surat lamaran kerja Anda lebih "menggigit."

"Jika Anda memiliki pendidikan atau pengalaman kerja yang relevan, pastikan menyertakannya dalam satu atau dua contoh kunci. Tekankan keahlian atau keterampilan yang terkait dengan pekerjaan itu," kata para pakar.

Pun Anda harus menjelaskannya dengan penuh kepercayaan diri. Ingat pembaca surat Anda juga memandang surat tersebut sebagai contoh kemampuan menulis Anda.

Ilustrasi CVSHUTTERSTOCK Ilustrasi CV

4. Jangan terlalu banyak menggunakan kata "Saya"

Ketimbang menggunakan kata-kata yang berbunga-bunga dan sifat-sifat yang klise seperti "mampu berpikir cepat" atau "kreatif," lebih baik gunakan kata-kata yang mencerminkan aksi secara konkrit.

Berikut adalah contoh kata-kata yang bisa digunakan.

  • Untuk menunjukkan kemampuan memimpin: berhasil memimpin, memperoleh kontrak, menugaskan, mengarahkan, memimpin, mendelegasikan.
  • Untuk menunjukkan kemampuan komunikasi: menerjemahkan, mempresentasikan, menegosiasikan, memoderatori, mengedit.
  • Untuk menunjukkan kemampuan riset: memeriksa, mengkritik, menguji, memformulasikan, menciptakan model, menginvestigasi, membuat sistematika.
  • Untuk menunjukkan kemampuan kreatif: merevitalisasi, mendesain ulang, mengembangkan, mengintegrasikan, menciptakan konsep, membentuk, merancang.

Selain itu, hindari terlalu banyak menggunakan kata "saya." Sebab, ini akan menunjukkan bahwa Anda mencari apa yang bisa Anda dapatkan dari perusahaan.

Fokusnya harus pada bagaimana perusahaan bisa memperoleh sesuatu dari Anda.

Baca juga: Membuat CV, Perlukan Mencantumkan Hobi dan Minat?

5. Pilih kalimat penutup yang sesuai

Dalam menutup surat lamaran kerja, Anda harus mencantumkan kembali minat Anda pada posisi tersebut dan ucapkan terima kasih kepada pembaca atas pertimbangannya.

Di samping itu, tegaskan bahwa Anda menunggu kabar baik dari mereka dan bubuhkan tanda tangan Anda.



Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X