Kemenhub Bangun Bus Air di Danau Toba

Kompas.com - 29/07/2019, 09:11 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Danau Toba, Minggu (28/7/2019).DOKUMENTASI KEMENHUB Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Danau Toba, Minggu (28/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan tengah membangun sarana transportasi bus air di Danau Toba, Sumatera Utara. Pembangunan alat transportasi itu dilakukan guna mendukung Danau Toba menjadi destinasi wisata 10 Bali Baru.

"Kita akan bangun dua bus air untuk mendukung pariwisata di sini," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/7/2019).

Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat tengah membangun lima kapal besar untuk dioperasikan melayani angkutan penyeberangan di kawasan Danau Toba. Dari lima kapal tersebut, dua di antaranya adalah bus air, yang akan digunakan menjadi kapal wisata.

Baca juga: Menhub Cek Pengembangan Infrastruktur Transportasi di Danau Toba

Bus air ini merupakan wujud dukungan Kementerian Perhubungan untuk mendukung sektor pariwisata di Danau Toba.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, menjelaskan bus air yang sedang dibangun dapat menampung 50 orang penumpang, tiga unit mobil dan 36 motor. Rencananya, pembangunan bus air tersebut bisa rampung di taun 2020.

"Kita persiapkan Bus Air ini jadi multi fungsi. Selain untuk mengangkut penumpang, masyarakat atau wisatawan nantinya bisa sambil makan malam di kapal ini," kata Budi Setiyadi.

Untuk membangun dua bus air imi, Kemenhub menggelontorkan dana sebesar Rp 22 miliar. Dana tersebut menggunakan APBN.

"Bus Air ini ide dari Pak Menhub untuk mendukung pariwisata Danau Toba," ujarnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X