Kompas.com - 29/07/2019, 16:49 WIB
Perawatan kulit untuk mendapatkan kecantikan wajah SHUTTERSTOCKPerawatan kulit untuk mendapatkan kecantikan wajah

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi wanita, skincare alias produk perawatan kulit mungkin menjadi pembelian wajib tiap bulan saat menerima gaji. Namun, karena harganya tak murah, kadang skincare kerap menguras kantong.

Bahkan, tak terasa setengah dari gaji bisa ludes hanya untuk membeli skincare.

Tapi, wanita kebanyakan tak ingin menerima risiko saat tak membeli skincare. Menurut sebagian besar wanita, lebih baik membeli skincare ketimbang tak peduli dengan kulit dan ujung-ujungnya terserang risiko penyakit kulit karena polusi maupun sinar UV yang semakin bahaya.

Bila sudah terserang penyakit kulit, justru kebutuhan keuangan dikhawatirkan akan semakin membengkak untuk pengobatan.

Baca juga: Mau Hidup Lebih Mapan Meski Pas-pasan? Simak Cara Atur Keuangan Ini

Lalu, bagaimana caranya mengatur anggaran keluarga agar kebutuhan merawat kulit dapat selalu tersedia?

Apakah ada cara terbaik agar dapat tetap merawat kulit tetapi tidak mengganggu anggaran keluarga? 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi Anda pecinta skincare, ada baiknya simak cara ini terlebih dahulu agar keuangan Anda tak timpang karena beli skincare.

1. Sisihkan uang usai kebutuhan penting

Setelah menerima gaji, ada baiknya Anda menyisihkan pos-pos pengeluaran dari yang terwajib terlebih dahulu. Idealnya, begitu pendapatan diterima maka langsung dialokasikan dalam pos-pos pengeluaran sehingga penggunaannya pun lebih terkontrol.

Dengan menyisihkan pos-pos pengeluaran, Anda juga dapat memprediksi berapa yang harus dipersiapkan untuk kebutuhan lain di masa depan. 

“Dari 100 persen pendapatan, dapat dibagi menjadi 40 persen kebutuhan, seperti pangan, transport, kebutuhan lain yang penting, untuk membeli skincare juga jika cukup. 30 persen untuk cicilan produktif, 20 persen untuk kebutuhan masa depan. 10 persen sisanya untuk kebaikan sosial, seperti zakat, fitrah, bantuan, dan donasi," kata Agency Development Manager Sequis Henry Virpi K S dalam siaran pers, Senin (29/7/2019).

Baca juga: Lakukan 3 Hal Ini untuk Atur Keuangan Bersama Pasangan

Kemudian, kebutuhan skincare dapat dipenuhi usai menyisihkan 40 persen dari post-post kebutuhan tersebut.

“Misalnya kita menyisihkan 40 persen dari total pendapatan untuk kebutuhan yang pasti terjadi, seperti makan, transportasi, listrik, uang sekolah, dan kebutuhan-kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Setelah kita mengalokasikan dan masih ada sisa dana, barulah dapat kita gunakan untuk keperluan skincare," kata Virpi.

Ilustrasi facial.Shutterstock Ilustrasi facial.

Namun, bila uang ternyata tak ada sisa usai semua pos pengeluaran disisihkan, Virpi menyarankan untuk meninjau kembali pos pengeluaran tersebut. Barangkali, pos pengeluaran yang telah Anda susun bisa disesuaikan kembali.

"Sebaliknya, jika dari pos kebutuhan ternyata tidak ada budget tetapi Anda membutuhkan skincare, maka alternatifnya adalah meninjau kembali dari pos kebutuhan, mana yang bisa disesuaikan,” tutur Virpi.

Baca juga: Trik Atur Keuangan Biar Enggak Tekor Tengah Bulan

2. Cari pendapatan tambahan

Mencari pendapatan tambahan adalah salah satu solusi jika keuangan Anda tak cukup untuk membeli skincare. Virpi mengatakan, selain untuk skincare, mencari sumber pendapatan tambahan bertujuan agar pengeluaran rutin dan cicilan dapat tetap terpenuhi meski uang pas-pasan.

“Dengan memiliki lebih dari 1 pendapatan, kita akan lebih mudah mengatur anggaran. Anggaran itu bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan termasuk kebutuhan skincare," ucapnya.

Meski memiliki pendapatan tambahan, Virpi menyarankan Anda harus mampu mengatur anggaran tersebut dengan baik, sehingga Anda tak boros dan semua kebutuhan dapat terpenuhi.

Baca juga: Tak Disiplin Atur Keuangan, Apa Jadinya Jika Anda Gajian Lebih Awal?

"Namun, kita harus tetap memastikan berapapun pendapatan yang kita miliki dapat kita atur dengan baik dan semua kebutuhan dapat terpenuhi atau  tidak boros,” saran Virpi

3. Bijak menggunakan kartu kredit

Biasanya, klinik kecantikan juga menawarkan berbagai promo cicilan 0 persen kartu kredit. Promo ini sebetulnya bisa Anda manfaatkan untuk merawat diri dan membeli skincare.

Namun ke depannya, besaran cicilan harus disisihkan dari 40 persen kebutuhan, bukan diposkan tersendiri untuk membayar utang.

“Membayar dengan kartu kredit tidak menjadi masalah asalkan Anda mengerti penggunaannya, yaitu pastikan Anda mampu membayar tagihannya pada saat jatuh tempo, bayarlah sesuai tagihan bukan minimum cicilan, dan lunasi hingga selesai,” ujar Virpi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.