Tiket Diskon Citillink Sulit Ditemukan, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 29/07/2019, 17:17 WIB
Pesawat Citilink tujuan Malang, Jawa Timur, sedang dipersiapkan untuk penerbangan perdana dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014) pagi. KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUSPesawat Citilink tujuan Malang, Jawa Timur, sedang dipersiapkan untuk penerbangan perdana dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketersediaan tiket diskon maskapai Citillink Indonesia yang bisa mencapai 50 persen dari tarif batas atas sulit ditemukan dalam pencarian di aplikasi agen perjalanan online.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Corporate Communications Citilink Farin mengatakan, hal tersebut terjadi lantaran tiket diskon itu sudah ludes.

"Kalau soal ketersediaan tiket bisa dicek langsung melalui sistem, dan tadi kebiasaan penumpang adalah memesan tiket kira-kira 1 bulan sebelum keberangkatan," ujarnya kepada Kompas.com, Jakarta, Senin (29/7/2019)

Baca juga: Dirut Citilink: Tiket Diskon Ludes Terjual

"Maka bisa jadi ketersediaan tiket diskon tersebut sudah habis karena dalam satu flight sudah full booked dari jauh hari sebelumnya," sambung dia.

Farin melanjutkan, Citillink membuka sistem penjualan tiket diskon dengan cara siapa cepat dia dapat atau first come first serve.

Oleh karena itu, tiket diskon dengan kuota 30 persen dari jumlah kursi pesawat dipastikan akan cepat habis diserbu masyakarat.

"Dan memang antusiasme masyarakat dengan adanya tiket harga khusus ini sangat tinggi," kata Farin.

Baca juga: Tiket Diskon 50 Persen, Ini Syarat Citilink Bagi Pembeli

Sebelumnya, Citilink mengaku sangat diuntungkan dengan adanya diskon tarif sebesar 50 persen yang sudah dijalankan sejak 11 Juli 2019 lalu. Pasalnya, dengan diskon tersebut seat yang disediakan langsung ludes.

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (25/7/2019), Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan, sejak tarif diskon diberlakukan tanggal 11 Juli 2019 lalu Citilink melihat adanya antusiasme masyarakat sehingga memang terjadi peningkatan okupansi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X