Pemerintah Rayu Pabrik Mebel Asal China Pindah Ke Indonesia

Kompas.com - 30/07/2019, 19:53 WIB
Konferensi pers BKPM di Jakarta, Selasa (30/7/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKonferensi pers BKPM di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah gencar merayu pemilik pabrik mebel di China untuk memindahkan pabriknya di Indonesia.

Langkah itu dilakukan pemerintah untuk mengambil peluang dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Baca: China Turun ke Posisi 3 Negara dengan Investasi Terbesar di Indonesia

“Jadi kami lagi gencar melobi pemilik-pemilik dari pabrik mebel. Ada yang pemiliknya dari China dan Taiwan yang memiliki pabrik di China dan akan relokasi,” ujar Kepala BKPM Thomas Lembong di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Menurut Thomas, pemerintah bersaing sengit dengan negara lainnya untuk merayu pemilik pabrik mebel di China mau mendirikan pabrik di Indonesia.

“Jadi, memang kita menghadapi persaingan sengit dengan negara tetangga untuk bisa menggarap relokasi dari pabrik China,” kata Thomas.

Selain imbas perang dagang, lanjut Thomas, saat ini sudah saatnya China memindahkan pabrik industri padat karyanya ke negara lain. Pasalnya, saat ini jumlah tenaga kerja di Negara Tirai Bambu itu kian menipis.

“Ini evolusi struktur ekonomi China memaksa dia untuk melepas atau mengembalikan pabrik padat karya yang 20-25 tahun lalu dia rebut dari Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia dan Indonesia,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X