Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Semester I 2019, LPS Bukukan Total Aset Hingga Rp 111,149 Triliun

Kompas.com - 31/07/2019, 16:50 WIB
Fika Nurul Ulya,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membukukan total aset sebesar Rp 111,149 triliun pada laporan kinerja keuangan semester I 2019, naik dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp 102,7 triliun.

"Kinerja keuangan LPS per Juni 2019, total aset LPS itu Rp 111,149 triliun, naik dari akhir tahun lalu yaitu Rp 102,7 triliun," kata Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Fauzi mengatakan, kenaikan serupa juga dialami oleh investasi LPS. Per juni 2019, investasi menyentuh angka Rp 103,3 triliun naik dari semester II 2018 sebesar Rp 91,2 triliun. Untuk kas dan piutang, turun dari Rp 11,2 triliun pada semester II 2018 menjadi Rp 7,2 triliun per Juni 2019.

Baca juga: LPS Turunkan Tingkat Suku Bunga Penjaminan

"Aset tetap per Juni 2019 Rp 119,47 miliar, naik dari Rp 100 miliar. Sedangkan aset lainnya sebesar Rp 508 miliar, juga naik dari Rp 200 miliar pada semester sebelumnya," ucap Fauzi.

Sementara itu, komposisi pendapatan yang terdiri dari pendapatan premi, pendapatan investasi, dan pendapatan lain-lain pada semester I 2019 masing-masing sebesar Rp 5,69 triliun, Rp 3,53 triliun, dan Rp 0,29 triliun.

LPS juga mencabut izin usaha 6 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pada semester I 2019, berbeda tipis dengan tahun 2018 dengan pencabutan sebanyak 7 perbankan. Adapun sejak didirikan tahun 2005, LPS telah mencabut izin 98 perbankan, dengan rincian 1 Bank Umum dan 97 BPR.

Baca juga: Hingga April 2019, LPS Likuidasi Tiga BPR

Fauzi menuturkan, bulan Juli ini LPS menerima premi penjaminan, namun LPS belum mampu menyebutkan besaran jumlahnya.

"Tapi kami belum bisa jelaskan secara rinci berapa jumlahnya karena masih dalam tahap penghitungan," pungkas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Survei Prudential: 68 Persen Warga RI Pertimbangkan Proteksi dari Risiko Kesehatan

Earn Smart
7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

Whats New
'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Whats New
Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Whats New
Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Whats New
Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Whats New
Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Whats New
Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Whats New
Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

BrandzView
Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Whats New
Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Whats New
Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Whats New
Puasa Itu Berhemat atau Boros?

Puasa Itu Berhemat atau Boros?

Spend Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com