Ditjen Pajak Mau Bangun Sistem Inti Perpajakan, Butuh Rp 2,04 Triliun

Kompas.com - 01/08/2019, 08:00 WIB
Ilustrasi KONTAN/CAROLUS AGUS WALUYOIlustrasi

BADUNG, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan akan membangun sistem inti administrasi perpajakan atau Core Tax System.

Menurut Direktur Transformasi Proses Bisnis Ditjen Pajak, Hantriyono Joko Susilo, pembangunan sistem tersebut akan menelan anggaran hingga Rp 2,04 triliun.

"Anggaran terbesar itu ada di sistem integrator sebesar Rp 1,85 triliun," ujarnya di Badung, Bali, Rabu (31/7/2019).

Selain itu, rincian anggaran lainya yakni untuk agen pengadaan sebesar Rp37,8 miliar, owner's agent PMQA Rp125,7 miliar dan owner's agent change management sebesar Rp23,4 miliar.

Hantriyono mengatakan, anggaran ini akan dilakukan dengan skema tahun jamak atau multiyears yang sudah dimulai sejak 2018 sampai 2023.

Baca : Menanti Pemisahan Ditjen Pajak dari Kemenkeu

Proyek Core Tax System Ditjen Pajak ditargetkan rampung pada 2023. Sementara itu proses awal sudah dimulai dengan melakukan penunjukan agen pengadaan pada April-September 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hantriyono mengatakan, Core Tax System merupakan bagian dari upaya reformasi perpajakan di bidang teknologi dan informasi di Ditjen Pajak.

Bila sistem ini selesai, maka Ditjen Pajak mengatakan bahwa sistem perpajakan akan lebih canggih. Nantinya layanan perpajakan pun akan lebih mudah diakses oleh wajib pajak.

Sejak awal, reformasi perpajakan diyakini mampu menggenjot tax ratio sebesar 5 persen. Hal itu tentu saja akan mendongkrak penerimaan negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.