Kepala Bappenas: Ibu Kota Baru Harus Bebas Banjir

Kompas.com - 01/08/2019, 15:31 WIB
Diskusi soal pemindahan ibu kota yang diselenggarakan Bappenas di Jakarta, Kamis (1/8/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADiskusi soal pemindahan ibu kota yang diselenggarakan Bappenas di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, menginginkan ibu kota Indonesia yang baru terbebas dari permasalahan banjir.

Atas dasar itu, dalam pembangunannya akan difokuskan membangun sistem drainase yang baik dan benar.

“Drainase akan jadi perhatian utama agar kota ini tak banjir,” ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Baca juga: Pindah Ibu Kota ke Kalimantan, Waspada Spekulan Tanah

Bambang mengatakan, faktor penyebab banjir di Indonesia selama ini bukan hanya karena faktor iklim semata. Pembangunan infrastruktur yang terencana harus difokuskan agar ibu kota baru nanti tak kebajiran.

“Di Indonesia, (banjir) bukan hanya karena iklim, tapi karena jeleknya fasilitas drainase,” kata Bambang.

Bambang menginginkan ibu kota baru nantinya ramah ditempati warganya. Dia tak ingin memaksa warga pindah ke suatu kota yang justru mengancam keselamatan penghuninya.

“Jangan kita memaksa (masyarakat) tinggal di kota dengan fasilitas seadanya, dengan kualitas udara dan air yang mengancam kesehatan warganya,” ucap dia.

Baca juga: Seriuskah Pemerintah Ingin Memindahkan Ibu Kota dari Jakarta?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X