Menteri Susi Sebut Laut Indonesia Sering Tercemar Limbah Minyak

Kompas.com - 01/08/2019, 18:12 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberikan sambutan pada acara Festival Pulo Duo 2019 yang dilaksanakan dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2019 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Dok. KemenparMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberikan sambutan pada acara Festival Pulo Duo 2019 yang dilaksanakan dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2019 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menyebut laut Indonesia sudah sering tercemar limbah minyak kotor sebelum kebocoran minyak Pertamina terjadi.

Menurutnya, banyak pihak tidak bertanggung jawab membuang limbah minyak ke laut. Alhasil, Indonesia bersama Filipina dinobatkan menjadi tempat pembuangan limbah minyak kotor.

"Sebetulnya laut Indonesia terancam sudah lama, karena banyak praktek-praktek pembuangan oil di laut kita. Jadi Indonesia dan Filipina ini dikenal oleh kalangan pembuang limbah sebagai tempat pembuangan minyak kotor," kata Susi dalam konferensi pers bersama Pertamina di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Baca juga: Menteri Susi Minta Pertamina Pastikan Tumpahan Minyak Teratasi dengan Tuntas

Tak hanya limbah minyak, laut Indonesia saat ini juga tercemar limbah plastik yang berujung termakan biota laut.

"Kita ini terkenal sebagai negara yang lautnya digunakan untuk pembuangan minyak-minyak kotor dan pengimpor sampah-sampah kotor. Sampah kita sudah banyak ngapain lain kita impor sampah?" jelas Susi.

Untuk itu, dia pun berencana membahas masalah ini pada forum TNI Angkatan Laut mendatang. Tujuannya agar TNI mampu menjaga laut Indonesia secara maksimal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Susi: Setiap Hari Akan Ada 500 Monster Sampah Plastik di Jakarta Jika....

Namun terkait tumpahan minyak yang terjadi di anjungan YY sumur YYA-1 Pertamina, Susi mengaku tidak terlalu khawatir. Sebab, Pertamina bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan secara keseluruhan, pun banyak pihak yang membantu penanganan masalah tersebut.

"Yang terjadi di Karawang dan laut utara ini, saya tidak terlalu khawatir, ada Bu Nicke, ada Bu Rini, dan kerjasama BUMN juga pasti akan meng-handle dengan baik. Kita berharap recovery-nya cepat," harap Susi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian ESDM Dinilai Perlu Buka Suara soal Blok Wabu

Kementerian ESDM Dinilai Perlu Buka Suara soal Blok Wabu

Whats New
Bertambah 5, Ini Daftar Obligor/Debitor yang Temui Satgas Seminggu Terakhir

Bertambah 5, Ini Daftar Obligor/Debitor yang Temui Satgas Seminggu Terakhir

Whats New
Wamen BUMN Beberkan 2 Kendala Pembentukan Holding Ultra Mikro

Wamen BUMN Beberkan 2 Kendala Pembentukan Holding Ultra Mikro

Whats New
Kerap Ditanya Warga untuk Apa Bayar Pajak, Ini Jawaban Sri Mulyani

Kerap Ditanya Warga untuk Apa Bayar Pajak, Ini Jawaban Sri Mulyani

Whats New
PLN Cari Mitra Usaha Buat Bangun 101 SPKLU, Minat?

PLN Cari Mitra Usaha Buat Bangun 101 SPKLU, Minat?

Smartpreneur
Pencairan PMN Rp 20 Triliun untuk IFG Masuk Tahap Finalisasi

Pencairan PMN Rp 20 Triliun untuk IFG Masuk Tahap Finalisasi

Whats New
Komunitas Warteg: Pemerintah Perlu Menyubsidi Biaya Pendirian Koperasi UMKM

Komunitas Warteg: Pemerintah Perlu Menyubsidi Biaya Pendirian Koperasi UMKM

Whats New
Sri Mulyani Soroti Provinsi Banten gara-gara Belanja Bansos Rendah

Sri Mulyani Soroti Provinsi Banten gara-gara Belanja Bansos Rendah

Whats New
Sri Mulyani Sayangkan Dana Pemda untuk Bansos Menumpuk di Bank

Sri Mulyani Sayangkan Dana Pemda untuk Bansos Menumpuk di Bank

Whats New
Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Whats New
Sri Mulyani Minta Pemda Tepat Waktu Bayar Insentif Tenaga Kesehatan

Sri Mulyani Minta Pemda Tepat Waktu Bayar Insentif Tenaga Kesehatan

Whats New
Hari Maritim Nasional, Menhub: Potensi Bahari Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Bangsa

Hari Maritim Nasional, Menhub: Potensi Bahari Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Bangsa

Whats New
Dukung UMKM Go Digital, OttoPay Maksimalkan Sistem Pencatatan Transaksi dan Stok Barang

Dukung UMKM Go Digital, OttoPay Maksimalkan Sistem Pencatatan Transaksi dan Stok Barang

Rilis
IndiHome Gangguan, Telkom Janjikan Beri Kompensasi ke Pelanggan

IndiHome Gangguan, Telkom Janjikan Beri Kompensasi ke Pelanggan

Whats New
Bangun Kabel Listrik Bawah Laut, Sun Cable Suntik Dana Investasi ke RI Rp 36,6 Triliun

Bangun Kabel Listrik Bawah Laut, Sun Cable Suntik Dana Investasi ke RI Rp 36,6 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.