Sri Mulyani Optimistis Investasi Bakal Meningkat, Ini Alasannya

Kompas.com - 01/08/2019, 20:10 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kawasan DPR Jakarta, Selasa (16/7/2019) MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kawasan DPR Jakarta, Selasa (16/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis investasi dan konsumsi bakal meningkat pada semester II-2019.

Hal itu ditunjang oleh kondisi inflasi yang terjaga rendah dan  keputusan bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) yang memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak Krisis 2008.

"Kita berharap dengan adanya momentum di kuartal II ini, dengan inflasi tetap baik, stabilitas terjaga dan bahkan dengan adanya ruang dengan the Fed yang nurunin suku bunga maka confident terutama consumer dan investor akan meningkat," ujarnya di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri melansir inflasi Juli 2019 mencapai 0,31 persen. Adapun tingkat inflasi tahun kalender Januari hingga Juli 2019 sebesar 2,36 persen. Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 3,32 persen.

Baca juga: Cabai Merah Sebabkan Inflasi Juli 2019 Mencapai 0,31 Persen

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, kondisi dalam negeri dan pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat akan memberi angin segar bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

"Di domestik faktornya sendiri kita melihat ada momentum yang positif. Dan sekarang dengan adanya lingkungan global juga memberikan positif support terhadap itu. Jadi kita harap di semester kedua nanti momentum ini bisa membawa dampak positif," jelasnya.

Dia menambahkan, strategi lain membuat investasi naik adalah dengan memaksimalkan peran swasta dan BUMN. Kedua sektor ini harus seimbang dalam menggarap bisnis agar investasi melaju lebih kencang.

"Jadi sekarang ini adalah suatu proses yang cukup natural. Keseimbangan dan juga peranan diantara private dan BUMN itu saya rasa akan terus bisa kita dorong," tandasnya.

Baca juga: Pertama Kali Sejak Krisis 2008, The Fed Pangkas Suku Bunga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.