Permudah Akses Pembiayaan untuk UKM, Investree Gandeng Bank SulutGo

Kompas.com - 02/08/2019, 16:22 WIB
CEO & Co-Founder Investree, Adrian Gunadi memberikan keterangan kepada awak media di Satrio Tower Building, Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA CEO & Co-Founder Investree, Adrian Gunadi memberikan keterangan kepada awak media di Satrio Tower Building, Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Investree Radhika Jaya (Investree) dan Bank SulutGo (PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo) resmi bekerja sama setelah meneken Nota Kesepahaman tentang Penyaluran Pendanaan untuk Pinjaman melalui Platform Investree.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi, mengatakan ini merupakan bentuk semangat merealisasikan manfaat hadirnya teknologi finansial (fintech) untuk membantu bank daerah dalam memperkuat Usaha Kecil dan Menengah ( UKM) dengan memberikan akses pembiayaan yang mudah dan cepat.

Kini, Bank SulutGo sebagai salah satu Pemberi Pinjaman Institusi yang menyalurkan dananya untuk berbagai pinjaman yang diajukan oleh Borrower di Investree.

"Untuk yang kesekiankalinya kami lakukan dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), kolaborasi Investree dan Bank SulutGo sekarang kami sambut dengan hangat sebagai salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan akses dan layanan keuangan bagi pelaku UKM dan ritel secara digital," kata Adrian dalam keterangannya, Jumat (2/8/2018).

Baca juga: Dukung UKM, Bogasari Fasilitasi Mitra Binaan Raih Sertifikat Halal

Adrian menjelaskan, sejak awal Investree meyakini bahwa Manado adalah kota dengan segudang potensi dari segi kreativitas dan inovasi para pegiat UKM-nya. Karena itulah Investree wujudkan kerja sama berbasis teknologi ini.

"Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi UKM di Manado dan sekitarnya melalui kemudahan dan efisiensi dalam mengakses pinjaman," tuturnya.

Dia mengungkapkan, bentuk kolaborasi integrasi yang dilakukan Investree dan Bank SulutGo akan memudahkan Bank SulutGo dalam mendanai pinjaman-pinjaman yang diajukan oleh Borrower UKM dari berbagai bidang usaha di platform Investree.

Ini terutama bagi badan usaha yang belum memenuhi persyaratan perbankan dalam memperoleh pinjaman.

"Setelah dengan Bank SulutGo ini, Investree sebagai perintis fintech lending yang telah memperoleh Izin Usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dari Otoritas Jasa Keuangan berkomitmen untuk terus menggali dan mengimplementasikan kerja sama dengan BPD-BPD lain di banyak wilayah di Indonesia agar UKM-UKM semakin maju," pungkas dia.

Sementara Direktur Operasional Bank SulutGo Welan T. Palilingan, menambahkan, pihaknya merasa bahwa kehadiran fintech mampu membantu Bank SulutGo dalam mewujudkan perbankan digital demi meningkatkan layanan kepada para nasabah yang saat ini belum masuk dalam jangkauan.

Melalui kemitraan dengan Investree, Bank SulutGo akan meningkatkan market share dan menghadirkan ragam pilihan produk berbasis teknologi sebagai bentuk skema pembiayaan yang baru.

"Diharapkan dengan kerja sama ini, BPD SulutGo dapat menjawab berbagai macam kebutuhan segmen nasabah dan meningkatkan komposisi portfolio kredit produktif untuk memberdayakan perekonomian UKM," kata Welan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Whats New
Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Whats New
Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Whats New
Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | 'Body Shaming' di Sekitar Kita

[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | "Body Shaming" di Sekitar Kita

Rilis
Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Rilis
Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Whats New
Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Whats New
OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

Whats New
Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Work Smart
Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Rilis
Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Whats New
Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Whats New
Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X