Kompas.com - 04/08/2019, 20:47 WIB
Ilustrasi pembangkit listrik KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SIlustrasi pembangkit listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani membantah padamnya listrik karena adanya sabotase dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, kejadian ini murni kesalahan teknis.

"Padamnya listrik (black out) ini murni ketekhnisan. Kami tidak melihat adanya sabotase," kata Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dalam konferensi pers di Gandul, Minggu (4/8/2019).

Inten mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi terkait penyebab dari padamnya listrik hari ini. PLN bakal menunjuk pihak independen untuk melakukan investigasi.

"Kami akan lakukan investigasi secara internal. Kami akan menunjuk pihak independen untuk melakukan investigasi. Kami sudah ada tim dalam struktural untuk menangani masalah ini," kata Inten.

Adapun investigasi akan memakan waktu 2-3 bulan ke depan agar mendapat hasil komprehensif.

Selain menginvestigasi, Inten menjelaskan PLN akan melakukan perbaikan secara signifikan, salah satunya dengan menggandeng perguruan tinggi untuk meningkatkan kapasitas kesisteman listrik.

"Kami juga punya kerjasama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kapasitas kesisteman listrik kami," ungkap Inten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui, investigasi ini dilakukan untung mengungkap penyebab pasti sistem aliran listrik PLN mengalami black out. Sebelumnya diberitakan, akibat black out ini, listrik di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Akibatnya, listrik pun mati sejak pukul 11.45 WIB siang tadi. Namun, listrik diperkirakan telah kembali normal di seluruh wilayah pukul 19.30 WIB hingga pukul 00.00 WIB dini hari.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.