Kompas.com - 05/08/2019, 09:34 WIB
Pemandangan di salah satu warung makan di tepi Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2019), menjelang pukul 19.00 WIB. KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANIPemandangan di salah satu warung makan di tepi Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2019), menjelang pukul 19.00 WIB.

Matinya listrik secara tiba-tiba membuat banyak orang terjebak di lift. Seorang mahasiswa hampir kehabisan oksigen saat pengevakuasian dilakukan. Beruntung, tak ada korban jiwa dari kejadian ini.

Netizen di jagat medsos bereaksi. Banyak yang mengeluh dan kesal karena lamanya pemadaman listrik. PLN dianggap tak becus dan tak belajar dari kesalahan. Menurutnya, PLN harusnya mampu memutakhirkan pelayanannya karena kejadian ini pernah terjadi 22 tahun yang lalu, tepat pada tahun 1997.

Lakukan penstabilan

Sebetulnya, PLN telah menstabilkan aliran listrik sejak beberapa menit setelah sistem dikabarkan black out.

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani menceritakan pemadaman bermula pada buku 11.45.09 WIB. Pemadaman 2 sirkuit SUTET 500 KV Ungaran-Pemalang menjalar hingga ke SUTET Depok-Tasikmalaya.

Kemudian pada pukul 11.48 WIB, daerah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten padam secara serentak. Di saat yang sama, listrik di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali tetap berjalan normal.

Untuk memulihkan listrik, PLN akhirnya melakukan pemulihan dengan cara memasok aliran listrik dari wilayah Jawa Timur yang tidak terdampak ke PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian dari 2 PLTA itu berfungsi untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat menuju PLTU Suralaya melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya," ucap Sripeni Inten Cahyani.

Baca juga: PLN Mulai Pulihkan Pasokan Listrik Secara Bertahap

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya, diperkirakan listrik akan beroperasi secara bertahap hingga pukul 19.27 WIB ke depan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Selain itu kata Inten, dari GITET Gandul akan disalurkan ke PLTGU Muara Karang untuk memasok aliran listrik ke DKI Jakarta, diperkirakan bertahap hingga 3 jam untuk pulih secara keseluruhan.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.