LRT Jabodebek Diuji Coba Oktober Ini

Kompas.com - 06/08/2019, 08:08 WIB
Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup Jalan Setiabudi Tengah dari 17 Juni 2019 hingga 28 Februari 2020 mendatang. Penutupan jalan dilakukan untuk mengefektifkan pembangunan proyek LRT serta menghindari resiko kecelakaan pengguna jalan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja menyelesaikan pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek lintas pelayanan dua Cawang-Dukuh Atas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019). Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup Jalan Setiabudi Tengah dari 17 Juni 2019 hingga 28 Februari 2020 mendatang. Penutupan jalan dilakukan untuk mengefektifkan pembangunan proyek LRT serta menghindari resiko kecelakaan pengguna jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kereta lintas rel terpadu atau light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) rute Cawang-Cibubur akan mulai diuji coba pada Oktober 2019 ini.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia mengatakan, uji coba dilaksanakan pada Oktober agar saat pembangunan jalur telah selesai, rangkaian kereta sudah siap digunakan.

“Saya mengusulkan ke Pak Menko agar dari Cawang sampai ujung Cibubur, yang sudah selesai ini, saya minta Oktober diujicoba. Barang sudah di INKA, bawa ke sini diujicoba karena uji coba butuh waktu paling tidak enam bulan sehingga saat nanti Dukuh Atas selesai keretanya sudah siap,” ucapnya.

Baca juga: Waskita Berani Ambil Proyek LRT Filipina, Ini Alasannya

Menurut Budi, uji coba kereta yang dipercepat dilakukan menyusul pengalaman di LRT Palembang. Mantan Dirut Angkasa Pura II ini menyebut, uji coba kereta di LRT Palembang memakan waktu hampir satu tahun karena uji coba perlu dilakukan secara intensif.

Dengan memulai uji coba kereta pada Oktober nanti, dia berharap hal itu akan memangkas waktu uji coba sehingga moda transportasi massal bisa beroperasi dengan lebih cepat.

“Jadi kalau enam bulan dilakukan, Pak Luhut setuju dan akan disampaikan ke Adhi Karya untuk uji coba Oktober,” kata Budi.

Baca juga: Aliran Listrik LRT Palembang Diputus, Ini Komentar Kemenhub

Terpisah, Menko Luhut mengaku setuju uji coba kereta untuk LRT Jabodebek akan dilakukan pada Oktober mendatang. Menurut dia, uji coba memang perlu dilakukan lebih cepat karena proyek pembangunan transportasi massal itu telah molor hingga satu tahun.

“LRT ini terlambat hampir setahun gara-gara masalah pembebasan tanah. Tapi Agustus ini akan selesai, kita berharap tidak ada lagi pemunduran-pemunduran,” pungkasnya.

LRT Jabodebek yang sedianya bisa mulai beroperasi pada 2020 baru bisa beroperasi pada 2021 atau molor satu tahun dari rencana awal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X