Omzet Ambruk karena Listrik Padam, Ini 3 Tuntutan Pelaku UMKM ke PLN

Kompas.com - 06/08/2019, 08:39 WIB
Pemandangan di salah satu warung makan di tepi Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2019), menjelang pukul 19.00 WIB. KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANIPemandangan di salah satu warung makan di tepi Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Minggu (4/8/2019), menjelang pukul 19.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) turut terpukul akibat padamnya listrik pada akhir pekan lalu. Omzet penjualan bahkan ambruk hingga 75 persen.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengungkapkan, ada sejumlah permintaan pelaku UMKM kepada PLN pasca kejadian tersebut.

"Pertama, pelaku UMKM meminta PLN memperpanjang bayar tagihan listrik di bulan September," ujarnya kepada Kompas.com, Jalarta, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Listrik Padam, Omzet UMKM Ambruk 75 Persen

Permintaan ini menyusul meruginya pada pelaku UMKM akibat listrik padam berjam-jam. Padahal biasanya Minggu merupakan hari ramai pembeli.

Kedua pelaku UMKM meminta PLN memberikan diskon tarif listrik. Diskon dinilai kompensasi yang ideal karena akan mengurangi beban kerugian UMKM pasca listrik padam.

"Kan katanya akan ada 35 persen diskon, paling cocok memang diskon. Tetapi kalau ditanya puas atau enggak ya pasti ada yang puas dan ada juga yang enggak puas," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tak Dampingi Jokowi ke PLN soal Listrik Padam, ke Mana Menteri Rini?

Ketiga, pelaku UMKM meminta PLN untuk berbenah diri, terutama dalam hal operasional. Perusahaan listrik pelat merah itu harus punya back up system yang berjalan baik.

Hal ini dinilai pelaku UMKM sangat penting agar kejadian padamnya listrik dalam skala wilayah yang luas tidak kembali terjadi di kemudian hari.

"PLN harus tahu diri. Satu sisi dia genjot investasi untuk infrastruktur menambah pembangkit, tetapi di satu sisi jangan melupakan perawatan dan operasional back up," ucapnya.

Baca juga: Banyak Toko Tutup Dampak Pemadaman Listrik, Alfamart: Harusnya PLN Kasih Peringatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.