Luhut: Softbank Bisa Tingkatkan Investasi di Indonesia hingga Rp 140 T

Kompas.com - 06/08/2019, 11:28 WIB
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Bos Softbank Masayoshi Son dan Presiden Grab Indonesia Ridzky Kramadibrata usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/7/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinMenko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Bos Softbank Masayoshi Son dan Presiden Grab Indonesia Ridzky Kramadibrata usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan perusahaan investasi terkemuka asal Jepang, Softbank Group berpeluang menambah investasinya di Indonesia hingga 10 miliar dollar AS atau sekitar Rp 140 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS).

Dia menjelaskan, minat Softbank untuk berinvestasi di Indonesia muncul ketika bos mereka, Masayoshi Son bertemu dengan Presiden Joko Widodo pekan lalu. Menurut Luhut, Masayoshi terkesan dengan kinerja perekonomian Indonesia.

"Jadi mereka melihat peluang investasi di Indonesia, dalam lima tahun ke depan, dia bisa datang dengan 10 miliar dollar AS. Dia (Softbank) menaruh harapan besar kepada Indonesia," ujar Luhut di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Baca juga: UEA dan Softbank Janji Tanam Modal, Menkeu Optimistis Investasi Bakal Tumbuh

Luhut mengatakan, dengan masuknya Softbank ke Indonesia, bakal memberikan dampak yang lebih luas. Sebab, Softbank memiliki hubungan dan reputasi yang baik dengan Putera Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman dan Putera Mahkota Emir Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Muhammad bin Zayed.

Sehingga, berbagai sumber aliran dana yang masuk ini bisa menghidupkan bisnis di dalam negeri.

"Masayoshi sangat confident dengan Indonesia, bahkan pertemuan dengan Presiden Jokowi yang tadinya hanya 30 menit berkembang menjadi 1 jam. Kemudian, ia juga pertama kalinya memberikan konferensi pers di sini, sesuatu yang jarang ia lakukan sebelumnya. Ia memang menikmati kunjungannya ke sini," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bahas Investasi, Jokowi Bakal Bertemu Bos SoftBank

Sebelumnya, Softbank mengatakan bakal menyuntikkan modal sebesar 2 miliar dollar AS kepada Grab Indonesia.

Angka tersebut bakal terus meningkat mengingat hampir 50 persen penerimaan perusahaan tersebut berasal dari Indonesia.

Ke depan, Luhut mengatakan, Softbank berpotensi menyuntikkan modal ke perusahaan rintisan lain, terutama yang baru mulai menjalankan bisnisnya.

"Dan itu saya pikir bagus sekali, karena Softbank rencananya mau masuk ke startup yang baru mulai, sehingga pendanaan ini merata, tak cuma sebatas Tokopedia dan Grab saja. Presiden meminta hal tersebut, dan ia (Masayoshi) mengiyakan," tutur Luhut.

Baca juga: RI di Posisi Keempat Negara Paling Menarik untuk Investasi di Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.