HSBC Bakal PHK 4.000 Karyawan, Apa Sebabnya?

Kompas.com - 06/08/2019, 14:52 WIB
Ilustrasi HSBC. SHUTTERSTOCK/Willy BartonIlustrasi HSBC.

SHANGHAI, KOMPAS.com - Grup perbankan HSBC bakal memangkas 4 persen atau sekitar 4.000 karyawan pada tahun 2019 ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Keuangan HSBC Ewen Stevenson pada Senin (5/8/2019) waktu setempat.

Pemangkasan jumlah karyawan tersebut akan dilakukan melalui skema pemutusan hubungan kerja ( PHK) maupun pengurangan secara alami di posisi-posisi yang tidak diisi setelah seorang karyawan mengundurkan diri.

"Sebagian besar area di bank (HSBC) terlibat dalam penghitungan pemangkasan," kata Stevenson dalam konferensi video dengan para analis seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: HSBC Catatkan Kerugian Lebih dari 4 Miliar Dollar AS

Pengumuman PHK tersebut terjadi di hari yang sama dengan pengumuman pengunduran diri CEO HSBC John Flint. Oleh karenanya, HSBC akan segera memulai proses pencarian CEO baru.

Pihak HSBC tidak secara spesifik menjelaskan kawasan operasional mana saja yang akan mengalami pemangkasan jumlah karyawan. Namun demikian, HSBC menyatakan bakal membidik pegawai yang lebih senior.

"Saya tidak akan memberikan terlalu banyak gambaran di mana pemangkasan jumlah karyawan akan terjadi. Kami akan berbicara dengan para karyawan kami sebelum bicara secara eksternal," jelas Stevenson.

Baca juga: Kondisi Memburuk, Deutsche Bank Pangkas Karyawan

Ia menjelaskan, meski di satu sisi melakukan pemangkasan jumlah karyawan, namun HSBC juga akan menambah jumlah karyawan di mana terjadi pertumbuhan bisnis yang baik dan keuntungan yang menarik pula. Berbagai wilayah di Asia dan Hong Kong akan masuk dalam kategori tersebut.

"Kami memangkas jumlah karyawan di area-area lain di mana tidak terjadi dinamika pertumbuhan dan keuntungan yang sama," ujar Stevenson.

Pada semester I 2019, HSBC menambah 2.468 posisi pekerjaan. Ini didorong oleh investasi di unit bisnis perbankan komersial dan ritel, serta wealth management, termasuk pula investasi di operasional digital.

Baca juga: Kenali 5 Tanda Nyata Anda Bakal Jadi Korban PHK

Pemangkasan jumlah karyawan tersebut terjadi juga dengan bank-bank lain, didorong ketegangan geopolitik, termasuk perang dagang AS dan China. Kondisi ini mengikis keyakinan pasar dan investpr.

Beberapa waktu lalu, Deutsche Bank menyatakan bakal memangkas 18.000 karyawan dan menutup unit binis penjualan ekuitas. Sementara itu, Nomura Holdings juga menyatakan bakal memangkas 150 orang karyawan.

Adapun Citigroup berencana memangkas setidaknya 100 orang karyawan di unit bisnis ekuitas.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X