PT MRT Minta PLN Tingkatkan Kehandalan Pasokan Listriknya

Kompas.com - 06/08/2019, 17:26 WIB
Stiker line antrean pintu masuk MRT Jakarta Stasiun Bundaran HI yang sudah mulai rusak, Rabu (17/4/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaStiker line antrean pintu masuk MRT Jakarta Stasiun Bundaran HI yang sudah mulai rusak, Rabu (17/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta mengatakan sistem pasokan listrik yang digunakan moda transportasi tersebut mengandalkan sistem listrik nasional yang dikelola PLN.

Akibat terganggunya jaringan listrik yang dikelola PLN tersebut berdampak pda terputusnya pasokan listrik untuk MRT Jakarta.

“Dua jalur pasokan listrik MRT bersumber dari dua subsistem 150kV yabg berbeda, yaitu subsistem Gandul-Muara Karang melalui gardu induk PLN Pondok Indah dan subsistem Cawang-Bekasi melalui gardu induk PLN CSW,” ujar Corporate Secertary Division Head MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/8/2019).

Kamaluddin mengakui saat ini MRT Jakarta belum mempunyai subsistem aliran listrik ketiga. Sehingga, jika kedua pasokan listrik ke MRT terganggu dapat menyebabkan gangguan pasokan listrik untuk menggerakan kereta MRT.

“PT MRT Jakarta saat ini menggunakan pasokan listrik dari PLN dengan kontrak layanan premium,” kata Kamaluddin.

Kamaluddin menyesalkan kejadian terputusnya pasokan listrik ke MRT pada Minggu lalu itu. Dia pun meminta PLN memperbaiki sistemnya agar hal tersebut tak terjadi di kemudian hari.

“Membutuhkan tindak lanjut dari PLN untuk meningkatkan kehandalan pasokan listrik dan secara serius mencegah kejadian serupa terjadi kembali,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X