Amerika Serikat Juga Pernah Beberapa Kali Alami Mati Listrik Total

Kompas.com - 06/08/2019, 22:18 WIB
Sebagian besar wilayah Upper West Side dan Midtown Manhattan tampak gelap setelah terjadinya pemadaman listrik besar-besaran pada Sabtu, 13 Juli 2019, lalu di Kota New York, AS. AFP / SCOTT HEINS / GETTY IMAGES NORTH AMERICASebagian besar wilayah Upper West Side dan Midtown Manhattan tampak gelap setelah terjadinya pemadaman listrik besar-besaran pada Sabtu, 13 Juli 2019, lalu di Kota New York, AS.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mati listrik total atau blackout terjadi di area DKI Jakarta, Banten, dan sejumlah wilayah di Jawa Barat, Minggu (4/8/2019) lalu. Pemadaman listrik pun masih berlanjut di beberapa daerah hingga Senin (5/8/2019).

Namun demikian, Indonesia tak sendirian mengalami blackout tersebut. Sejumlah negara, tanpa kecuali negara maju pun pernah mengalami mati listrik secara luas.

Ketua Conseil International des Grand Reseaux Electriques atau Dewan Internasional Sistem Listrik Besar (CIGRE) Indonesia Herman Darnel Ibrahim menuturkan, kejadian blackout juga pernah terjadi di sejumlah tempat, termasuk di negara maju.

Baca juga: Ini Daftar Kota Besar Dunia yang Mengalami Black Out

Ia memberi contoh, Amerika Serikat pernah beberapa kali mengalami blackout. Di kota New York saja, tercatat pernah mengalami blackout selama tiga kali, yakni 13 Juli 1977, 14 Agustus 2003, dan 14 Juli 2019 alias bulan lalu.

"Jadi rata-rata periodenya 15-20 tahunan," ujar Herman dalam keterangannya, Selasa (6/8/2019).

Pemulihan blackout di New York pada tahun 2003, imbuh Herman, memerlukan waktu lebih dari dua hari. Sementara pada kejadian blackout teranyar pada bulan lalu, jaringan listrik juga baru pulih setelah dua hari.

“California juga pernah mengalami blackout tahun 1996, 2011, 2018 dan 2019," sambungnya.

Kemudian ibukota AS Washington DC juga pernah mengalami pemadaman listrik, yakni pada 27 Juli 2019 lalu.

Baca juga: Persatuan Insinyur: Jaringan Listrik RI Paling Kompleks di Dunia

Begitu lazimnya kejadian ini, sehingga dalam konferensi CIGRE yang diselenggarakan tiap tahun genap di Paris, Perancis, selalu ada sesi khusus yang mempresentasikan kejadian blackout di suatu negara.

Terkait mati listrik pada Minggu, Herman menjelaskan dalam sistem interkoneksi listrik Jawa-Bali, setidaknya pernah terjadi 4 kali blackout, yakni pada tanggal 13 April 1997, 18 Agustus 2005, 18 Maret 2009, dan terakhir 4 Agustus 2019 lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X