Wijaya Karya Tertarik Caplok 1 Ruas Tol yang Dilelang BPJT

Kompas.com - 07/08/2019, 12:35 WIB
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA Tumiyana menjadi narasumber dalam diskusi di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (7/8/2019). MURTI ALI LINGGADirektur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA Tumiyana menjadi narasumber dalam diskusi di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (7/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan melelang sebanyak enam ruas tol yang berada di beberapa wilayah.

Terkait dengan hal itu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA telah menyatakan tertarik dalam lelang tersebut dan menargetkan bisa memiliki satu tol di antaranya.

"Dari enam ruas tol, WIKA mengincar satu. Yang mana? Itu nanti," kata Direktur Utama Wika Tumiyana di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (7/8/2019).

Tumiyana tidak menyebutkan tol yang diminati dan akan diambil pada proses lelang nanti. Selain itu, ia juga tidak menjelaskan dalam proses tersebut maju sebagai konsorsium atau berdiri sendiri.

Adapun enam real tol yang akan dilelang BPJT adalah Semanan-Balaraja, Kamal-Teluk Naga-Rajeg, Akses Pelabuhan Patimban.

Selanjutnya, Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, dan Yogyakarta-Bawen, Balikpapan-Penajam Paser Utara.

Baca : Jalan Tol yang Beroperasi Tahun Ini Ditargetkan Capai 2.000 Km

Selain WIKA, masih ada beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah mengatakan berniat dalam lalang ini.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) saat ini tengah mempersiapkan pelelangan dini paket pengerjaan 7 ruas tol baru dengan total nilai investasi Rp 151,1 triliun pada 2019.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X