Mengenal Instrumen Risk Free Rate di Indonesia

Kompas.com - 07/08/2019, 13:30 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

KOMPAS.com - Risk Free Rate (RFR) atau tingkat pengembalian instrumen bebas risiko merupakan komponen penting dalam investasi. Yang menjadi pertanyaan, di mana bisa mencari referensi instrumen Risk Free Rate di Indonesia.

Pada praktiknya terdapat banyak referensi instrumen risk free, mulai dari deposito, obligasi negara, JIBOR dan IndONIA. Penjelasannya sebagai berikut.

Deposito dan LPS

Bagi masyarakat secara umum, Deposito yang tingkat suku bunga dan nominalnya dijamin oleh LPS biasanya menjadi patokan RFR di Indonesia. Pada saat tulisan ini dibuat, besarnya suku bunga penjaminan LPS adalah 6,75 persen pada bank umum dan 9,25 persen pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan batas maksimal Rp 2 milliar.

Hal ini memang tidak salah, namun bagi High Net Worth Individual (HNWI) dan institusi pengelola dana besar seperti perusahaan, asuransi, dana pensiun, yayasan dan manajer investasi pengelola dana, ketentuan tersebut tidak begitu berlaku karena nilai penempatan yang jauh di atas Rp 2 milliar.

Selain itu, tidak jarang pula dengan dana yang besar, pemilik dana dapat menegosiasikan tingkat bunga deposito yang lebih besar daripada yang berlaku yang dipasar.

Dengan tidak adanya penjaminan dari LPS, maka bisa dikatakan untuk kategori investor tertentu, suku bunga deposito tidak bisa dikategorikan sebagai instrumen yang bebas risiko 100 persen.

Meski demikian, risiko gagal bayar dari perbankan juga relatif sangat kecil.

Obligasi Negara

Ada juga yang menganggap obligasi pemerintah sebagai instrumen risk free. Sebab penerbitnya adalah pemerintah Republik Indonesia yang tidak mungkin mengalami gagal bayar. Selain itu, tidak ada pembatasan akan nilai penempatan dan suku bunga seperti halnya yang berlaku di deposito.

Perlu diketahui, terdapat banyak sekali seri obligasi pemerintah. Mulai dari yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun yang dikenal dengan Surat Perbendaharaan Negara (SPN) hingga bisa puluhan tahun yang dikenal dengan Surat Utang Negara (SUN) dan Sukuk (versi Syariah).

Ada yang mata uangnya Rp ada juga yang USD, ada yang bunganya tetap dan variabel, dan ada lagi versi obligasi untuk investor perorangan yang dikenal dengan Obligasi atau Sukuk Ritel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X