"Dulu Cabang Kami Sekian Ratus, Lihat Bank Lain Punya Ribuan Suka Kepikiran..."

Kompas.com - 12/08/2019, 06:11 WIB
Presdir OCBC NISP  Parwati Surjaudaja KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENAPresdir OCBC NISP Parwati Surjaudaja

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan teknologi yang begitu pesat membawa perubahan tersendiri bagi industri perbankan. Kini, banyak bank besar mulai mengurangi ekspansi kantor cabang dan lebih memilih menggunakan permodalan yang mereka miliki untuk mengembangkan teknologi informasi.

Hal serupa pun dilakukan oleh OCBC NISP. Bank swasta tertua di Indonesia ini pun kini lebih mengutamakan pengembangan kualitas perbankan digital serta sumber daya manusia dibanding menambah jumlah kantor cabangnya.

"Kita malah excited dan lebih senang dengan ini (kantor cabang menjadi tak begitu dibutuhkan). Dulu cabang sekian ratus lihat bank lain punya ribuan suka kepikiran kapan bisa bersaing," ujar Presiden Direktur OCBC NISP di Menara Kompas, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Jadi Presdir Perempuan di Bank Swasta Tertua di Indonesia, Ini Cerita Parwati Surjaudaja

Parwati bercerita, delapan tahun lalu, OCBC NISP memiliki 400 lebih kantor cabang, dan kini jumlah tersebut merosot tinggal 299 kantor cabang saja.

Sementara untuk karyawan, tahun 2018 lalu, karyawan baru yang direkrut oleh OCBC NISP mencapai 800 orang, kini hanya 400an orang saja.

Pasalnya,sebagian besar transaksi yang dulu dilayani oleh teller dan customer service officer di kantor cabang kini bisa diselesaikan melalui layanan mobile banking atau internet banking.

"Transaksi sekarang sudah 84 persen tidak di branch, entah dari mobile banking, internet banking atau call centre," jelas Parwati.

Digitalisasi, menurut Parwati, justru sangat membantu bagi bisnis perbankan. Sebab, jika dulu bank harus merogoh kocek cukup dalam untuk membangun sebuah kantor cabang, kini uang tersebut bisa disisihkan untuk melakukan inovasi dan pengembangan teknologi. Meski, modal yang dikucurkan untuk pengembangan IT juga tidak murah.

"Tapi malah bagus, dengan landscape geografis Indonesia yang sangat luas, adanya teknologi bisa membuat kita serve lebih luas lagi," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Adakah Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter di Pasar Tradisional? Pedagang: Belum Ada Nih!

Sudah Adakah Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter di Pasar Tradisional? Pedagang: Belum Ada Nih!

Whats New
Kata Direktur DJKN soal Anak Buahnya yang Palsukan Surat Aset Jaminan BLBI

Kata Direktur DJKN soal Anak Buahnya yang Palsukan Surat Aset Jaminan BLBI

Whats New
Kolaborasi Bank Aladin Syariah dan Google Percepat Inklusi Keuangan di Indonesia

Kolaborasi Bank Aladin Syariah dan Google Percepat Inklusi Keuangan di Indonesia

Whats New
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.600, AMRT, INDY, dan EMTK Pimpin Kenaikan

IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.600, AMRT, INDY, dan EMTK Pimpin Kenaikan

Whats New
PLN Punya Utang Rp 430 Triliun

PLN Punya Utang Rp 430 Triliun

Whats New
IKN Pindah, Aset Negara di Jakarta Senilai Rp 300 Triliun akan Disewakan

IKN Pindah, Aset Negara di Jakarta Senilai Rp 300 Triliun akan Disewakan

Whats New
Lagi Jadi Tren, Ini 6 Keuntungan Memakai Rekening Online

Lagi Jadi Tren, Ini 6 Keuntungan Memakai Rekening Online

Spend Smart
Jubir Luhut: Kewarganegaraan Berubah, Ekstradisi Buronan RI di Singapura Tetap Jalan

Jubir Luhut: Kewarganegaraan Berubah, Ekstradisi Buronan RI di Singapura Tetap Jalan

Whats New
Setelah Digital Banking, Siap-siap Metaverse Banking

Setelah Digital Banking, Siap-siap Metaverse Banking

Whats New
Satgas BLBI Akui Ada Aset Pengemplang yang Balik Lagi ke Pemilik Lama

Satgas BLBI Akui Ada Aset Pengemplang yang Balik Lagi ke Pemilik Lama

Whats New
Ada Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura, Makin Mudah Kejar Pengemplang BLBI?

Ada Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura, Makin Mudah Kejar Pengemplang BLBI?

Whats New
BNI Bakal Sulap Bank Mayora Jadi Bank Digital UMKM

BNI Bakal Sulap Bank Mayora Jadi Bank Digital UMKM

Whats New
Kesepakatan FIR RI-Singapura Dipertanyakan, Ini Kata Jubir Luhut

Kesepakatan FIR RI-Singapura Dipertanyakan, Ini Kata Jubir Luhut

Whats New
Soal Kesepakatan FIR dengan Singapura, Apa Saja Manfaatnya bagi Indonesia?

Soal Kesepakatan FIR dengan Singapura, Apa Saja Manfaatnya bagi Indonesia?

Whats New
Selain Gaji Pokok, Ini Tunjangan Lurah dan Camat di Jakarta Per Bulan

Selain Gaji Pokok, Ini Tunjangan Lurah dan Camat di Jakarta Per Bulan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.