Singapura Tingkatkan Keamanan Untuk Berantas Pencucian Uang

Kompas.com - 13/08/2019, 18:18 WIB
Suasana Merlion Park yang selalu ramai di Singapura. KOMPAS.com/FIRA ABDURACHMANSuasana Merlion Park yang selalu ramai di Singapura.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Bank sentral Singapura meningkatkan keamanan untuk memerangi pencucian uang yang dilakukan melalui perusahaan cangkang untuk menyembunyikan transaksi ilegal. 

Kepala bagian anti pencucian uang di departemen otoritas keuangan Singapura, Valerie Tay mengungkapkan beberapa bank telah menutup rekening-rekening perusahaan onshore yang dicurigai. 

"Ketika kami meneliti lebih dalam pada resiko adanya kegjatan illegal. kami menyadari bahwa sementara ini mungkin para penjahat masih menggunakan perusahaan offshore, sebenarnya mereka telah beralih menggunakan perusahaan onshore untuk menghindari kecurigaan".

Singapura mulai khawatir, karena modus kejahatan dunia keuangan bergeser untuk menghindari deteksi dan bila pihak otoritas tidak waspada, para penjahat bisa menemukan jalan yang tepat untuk melakukan kejahatan.

Posisi Singapura sebagai salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia dan pusat perdagangan membuatnya sangat rentan terhadap pencucian uang karena arus ekonomi yang kencang. 

Secara tradisional, pencuci uang dan penghindar pajak menggunakan perusahaan cangkang tipe offshore di seluruh dunia. Tetapi relatif mudahnya memulai bisnis di Singapura membuatnya berpotensi lebih rentan terhadap penyalahgunaan perusahaan cangkang, yang sebaliknya memiliki banyak tujuan yang sah.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.