Pentingnya Keseimbangan Kekayaan Finansial dengan Kebahagiaan

Kompas.com - 13/08/2019, 19:05 WIB
Ilustrasi Bahagia. ShutterstockIlustrasi Bahagia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kekayaan finansial memang menjadi fokus utama dari hampir semua orang. namun kekayaan finansial juga harus diimbangi dengan kebahagiaan

"Di era perecepatan seperti saat ini, pengelolaan kekayaan yang tepat harus disajikan dalam cara yang semakin relevan bagi masyarakat. Karena sebenarnya ada sesuatu yang lebih dari Kekayaan finansial yaitu kebahagiaan" ucap Retail Banking Director PermataBank, Djumairah Tentram, Selasa (13/08/2019). 

Dari riset PermataBank yang dilakukan di tiga kota besar di Indonesia, diketahui bahwa, tiga dari empat orang sering melakukan pekerjaan sekaligus dalam satu waktu.

Riset ini menunjukan adanya kompleksitas yang dihadapi masyarakat metropolitam untuk memenuhi tuntutan pekerjaannya. Rata-rata orang setiap harinya menghabiskan waktu selama 12 jam 30 menit. 

Data lainnya menyatakan di era digital ini  juga mempengaruhi tingkat intimasi kepada sesama, hampir 70 persen orang menggunakan smartphone pada saat makan bersama keluarga. Hal ini membuat kehangatan berkumpul bersama orang terdekat menjadi memudar.

"Bahagia itu juga ditentukan dari relationship dengan keluarga, orang tua, kakak, adik atau teman-teman dekat," ucap emotional healing & mindfulness expert,  Adjie Santosopuro. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X