DNI akan Direvisi, Investasi Asing Minimal Rp 10 Miliar

Kompas.com - 13/08/2019, 21:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali berencana merevisi daftar negatif investasi ( DNI). Kali ini DNI akan disederhanakan agar lebih mudah dipahami investor.

Menurut Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, nantinya DNI akan mengacu kepada batas minimum investasi.

"Tadi kami bicara dalam rapat tadi (di Istana), Investasi kami akan buat DNI itu betul betul minimumkan," ujarnya di acara Indonesianisme Summit 2019, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Presiden Buka Suara, Warnet Dkk Tak Jadi Keluar dari DNI

Mantan Komandan Satgas Tempur Kopassus di Timor Timur itu mengatakan, acuan batasan investasi dalam DNI nantinya Rp 10 miliar.

Investasi di bawah nilai tersebut tidak diperuntukkan kepada investor lokal. Sementara investor asing boleh investasi di Indonesia asalkan lebih dari Rp 10 miliar.

"Jadi yang di bawah Rp 10 miliar saja asing tidak boleh jadi gampang dari pada satu-satu jadi repot," kata dia.

Luhut mengatakan, acuan batasan investasi dalam DNI yang direncanakan pemerintah sama seperti yang diadopsi oleh negara-negara tetangga.

Baca juga: INDEF: Pengaruh Investasi ke Sektor Riil Belum Nendang

Luhut tidak menjelaskan lebih lanjut apakah revisi DNI itu artinya investor asing bisa berinvestasi di semua sektor usaha asalkan lebih Rp 10 miliar atau tidak.

Seperti diketahui, ada beberapa sektor industri yang masih ditutup untuk investasi asing. Salah satunya yakni sektor penangkapan ikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X