Lion Air Bersama Garuda Indonesia Bangun 8 Hanggar Perawatan Pesawat di Batam

Kompas.com - 15/08/2019, 05:34 WIB
Batam Aero technic bersama GMF segera membangun 8 hanggar di Batam dok Lion Air GroupBatam Aero technic bersama GMF segera membangun 8 hanggar di Batam

JAKARTA, KOMPAS.com - Lion Air melalui Batam Aero Technic (BAT) dan Garuda Indonesia lewat Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) menjalin kesepakatan untuk membangun hanggar untuk perawatan pesawat di Batam.

Pada kerja sama ini, BAT bersama GMF berencana membangun delapan unit hanggar yang dapat menampung 24 pesawat Boeing 737 dan Airbus 320.

Delapan unit hanggar ini diharapkan dapat meningkatkan serapan perawatan pesawat baik dalam dan luar negeri, serta meminimalisir jumlah pekerjaan yang dikirim ke luar negeri.

BAT dan GMF bersama mitra pabrikan ban pesawat juga menandatangani kesepahaman pembangunan pabrik dan vulkanisir ban pesawat (tire retread). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan penyerapan karet dalam negeri, mendorong efisiensi maskapai, serta meningkatkan devisa negara.

Direktur Utama Batam Aero Technic, I Nyoman Rai Pering Santaya mengatakan, pihaknya senang bisa melakukan kerja sama bersama GMF dalam rangka sinergi mendukung bidang aviasi.

"Iklim usaha yang diciptakan oleh pemerintah sangat mendukung pertumbuhan dan pengembangan di Indonesia. Sebagai pelaku usaha dibidang industri penerbangan khususnya jasa angkutan udara sangat merasakan bantuan dan dukungan dari pemerintah dalam rangka pengembangan dan pertumbuhan bidang usaha industri penerbangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/8/2019).

Sementara itu, Plt. Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan menyatakan pihaknya menyambut baik bentuk sinergi bersama BAT dalam rangka memperluas jangkauan GMF di pasar Asia. Batam merupakan wilayah strategis untuk menjangkau hub (penghubung).

“Untuk mengoptimalkan Aksi Akselerasi perusahaan, GMF senantiasa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti OEM, manufacturer & MRO. Saat ini GMF bekerjasama dgn BAT untuk meningkatkan serapan pesawat domestik dan internasional, serta menambah diversifikasi bisnis GMF,” ungkap Tazar.

Lebih lanjut Tazar menambahkan melalui kerja sama ini, akan ada konsolidasi antara GMF dan BAT untuk melakukan pemilahan kapasitas dan kapabilitas antara GMF dan BAT untuk menghindari adanya double investment pada sektor perawatan pesawat.

Selain itu, kerjasama ini diharapkan mampu mendorong ke dua belah pihak untuk terus meningkatkan utilisasi dan optimalisasi dari kapabilitas yang dimiliki saat ini sembari meningkatkannya seiring berjalannya waktu. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X