Daya Saing Produk Lokal di E-commerce Diharap Meningkat

Kompas.com - 15/08/2019, 15:00 WIB
Pembukaan Pasar IdEA di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (15/8/2019).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Pembukaan Pasar IdEA di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi E--Commerce Indonesia (ldEA) menggelar festival belanja online to offline pertama dan terbesar di Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Kamis (15/8/2019).

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar e-commerce. Pasalnya, industri e-commerce dianggap lebih banyak menjual produk impor ketimbang produk dalam negeri.

"Melalul Pasar idEA, kami ingin membangun sinergi dengan para pelaku usaha, pemerintah, komunitas dan masyarakat sehingga memiliki semangat yang sama untuk memperkuat ekosistem digital. Apalagi tantangannya sekarang adalah bagaimana meningkatkan volume dan daya saing produk lokal di pasar e-commerce," ujar Ketua Asosiasl E-Commerce Indonesia (ldEA), Ignatius Untung.

Baca juga: Sasar UMKM, OJK Berharap Ekosistem Fintech Terhubung E-Commerce

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menambahkan, Pasar ldEA ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri UMKM guna mendorong Iaju sektor ekonomi digital.

"Pasar IdEA yang menggandeng UMKM akan bisa memberi dampak positif dalam mengantisipasi isu serbuan produk asing di lndustri ecommerce,” kata Rudiantara.

Sedangkan, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, perdagangan berbasis elektronik (e-commerce) mendorong efisiensi dalam kegiatan ekonomi, inovasi, dan keterjangkauan yang lebih luas.

Baca juga: Tingginya Tren Cuci Mata di E-commerce Jadi Tantangan Penjual Online

Visl pemerintah pada 2020, lndonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan memfokuskan pengembangan ekonomi digital berbasis lokal, yakni akselerasi UMKM dan bisnis rintisan (startup).

Sektor UMKM sebagai pilar ekonomi kreatif harus mendapatkan perhatian lebih agar mereka mampu mengambil peran dalam perdagangan global melalui e-commerce," ujar Rudy.

Pasar IdEA akan berlangsung pada 15-18 Agustus 2019 berlokasl di HaII A & B, Jakarta Convention Center.

Gelaran yang menargetkan 120.000 pengunjung selama empat hari tersebut turut menghadirkan sekitar 250 peserta pameran yang terdiri dari para unicorn, pelaku usaha e-commerce, perusahaan logistik dan pengiriman, serta UMKM dengan produk lokal yang terkurasi di area khusus LokalGood.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X