Manulife Optimis Kinerja Positif Tahun Ini

Kompas.com - 15/08/2019, 16:57 WIB
Ilustrasi asuransi THINKSTOCK/NELOSA Ilustrasi asuransi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia gencar menggarap pasar potensial di Tanah Air dengan berbagai strategi. Hal ini diyakini dapat membuat kinerja perseroan tetap positif pada tahun ini.

Pun dapat meningkatkan peringkat Manulife di papan atas jajaran perusahaan-perusahaan asuransi jiwa di Indonesia.

“Strategi utama kami adalah fokus kepada nasabah. Ini merupakan cara terbaik untuk bertumbuh. Kami optimistis dengan strategi ini peringkat kami tentu bisa naik,” ujar Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Ryan Charland dalam keterangannya, Kamis (15/8/2019).

Saat ini, Manulife Indonesia berada di posisi ketiga pada peringkat perusahaan asuransi jiwa versi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengacu dari nilai aset. Nilai aset Manulife sebesar Rp 47,63 triliun.

Baca juga: Bayar Klaim Rp 15 Miliar Per Hari, Manulife Jaga Loyalitas Nasabah

Posisi teratas masih dipegang Prudential dengan nilai aset Rp 72,53 triliun. Kemudian, AIA Financial dengan aset Rp 47,89 triliun.

Charland menyatakan, optimisme Manulife didukung kinerja memuaskan dalam beberapa tahun belakangan ini. Tahun 2018, Manulife mencetak laba tahun berjalan yang melonjak 170 persen dari tahun sebelumnya menjadi Rp 2,6 triliun.

Laba ditopang pertumbuhan pendapatan premi bersih, beban perusahaan yang lebih rendah, dan pergerakan suku bunga selama 2018. Pendapatan premi bersih Manulife Rp 9,2 triliun atau naik 4 persen dari 2017.

Saat ini Manulife Indonesia melayani nasabah yang totalnya mencapai 2,5 juta nasabah.

“Kinerja 2018 itu merupakan hasil kerja yang bagus dari tim manajemen. Memang kami tidak mematok target berapa, tetapi yang kami pastikan, Manulife akan memberi solusi yang baik ke nasabah. Kalau kita fokus ke nasabah, tentu income premi akan mengikuti,” tutur dia.

Baca juga: Laba Manulife Indonesia Naik 170 Persen Jadi Rp 2,6 Triliun di 2018

Untuk mendukung kinerja, Manulife pun meluncurkan produk perlindungan baru, yakni MiFuture Income Protector atau Mifip yang dirancang untuk nasabah yang menginginkan ketenangan jangka panjang dan tidak terpengaruh pergerakan pasar. Produk itu dipasarkan via jalur keagenan.

Menurut Charland, produk asuransi tradisional ini memberi berbagai manfaat hingga enam kali jumlah premi yang dibayarkan, sehingga nasabah siap menghadapi hari tua.

Sejumlah keunggulan Mifip adalah memberikan manfaat pembayaran hingga enam kali jumlah premi yang dibayarkan. Lalu, keleluasaan bagi nasabah untuk menentukan usia mapan (fleksibilitas) dan besaran dana mapan yang diinginkan.

Selain itu, adanya kemudahan underwriting, dan kemudahan bagi nasabah untuk memilih dalam mata uang rupiah maupun dollar AS.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X