Kini Tak Perlu Khawatir Investasi Emas Digital

Kompas.com - 15/08/2019, 18:16 WIB
Ilustrasi emas batangan. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi emas batangan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bila industri fintech diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, lalu industri emas online diawasi oleh siapa?

Mungkin itu menjadi pertanyaan oleh sebagian besar orang-orang yang ingin investasi emas digital.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan atau disingkat Bappebti, menjadi salah satu regulator dari perusahaan-perusahaan digital yang menjual emas secata online.

"Jadi untuk mendapatkan perizinan dari Bappebti ini, perusahaannya harus memiliki badan hukum dan memiliki modal setidaknya Rp 20 miliar," tutur Kepala Biro Pembinaaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Sahudi di Jakarta, Kamis (15/08/2019).

Baca juga: Diburu Investor, Harga Emas Dunia Kembali Menguat

Perizinan ini juga melibatkan dua pihak lainnya yaitu Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia. Sehingga, keamanan uang nasabah yang melakukan pembelian emas digital sangat terjamin.

Regulasi yang ada mengharuskan pelaku usaha emas digital untuk menyedian emas dalam bentuk fisik ketika nasabah mengubah uang tabungannya menjadi bentuk emas.

Pelaku usaha emas digital juga wajib menyedian rekening berbeda untuk uang milik nasabah. Rekening ini akan dipantau aktivitasnya oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Sebelumnya Bappebti mengeluarkan regulasi mengenai mata uang kripto dan emas digital pada Februari 2019. Untuk startup yang menjual emas secara digital bisa mendaftarkan perusahaan mereka secara online melalui bappebti.go.id

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X