Sri Mulyani: Batas Dunia Makin Tipis, Ada Risiko Penghindaran Pajak

Kompas.com - 21/08/2019, 12:18 WIB
Mentri Keuangan , Sri Mulyani Indrawati KOMPAS.com/DESY KRISTI YANTIMentri Keuangan , Sri Mulyani Indrawati

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai globalisasi telah mengikis batas-batas antar negara.

Hal ini, kata Sri Mulyani, dimanfaatkan oleh sebagian pihak untuk mencoba melakukan praktik penghindaran pajak.

"Ini penting (disikapi) karena globalisasi membuat batas dunia semakin tipis," ujarnya saat bicara dalam acara seminar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

"Kita harus jaga kepentingan negara melalui perpajakan melalui kerja sama internasional dan negosiasi yang baik dalam rangka menjaga kepentingan Indonesia," sambung dia.

Baca juga: 6 Sektor Penyumbang Pajak Terbesar RI, Siapa yang Tertinggi?

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, Direktorat Jenderal Pajak akan memanfaatkan data hasil pertukaran informasi perpajakan atau Automatic Exchange of Information ( AEoI).

Sebanyak 120 negara sepakat menjalin kerja sama pertukaran informasi perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI) pada 2018.

Menurut Direktorat Jenderal Pajak, sudah ada 65 negara yang memberikan informasi terkait harta warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri pada awal 2019 lalu.

"Kami juga terus akan manfaatkan data yang diperoleh melalui kerjasama pajak internasional melalui AEoI dan upaya kurangi tax avoidance melalui based erosion profit shifting," kata Sri Mulyani.

Menteri yang kerap disapa Ani itu memastikan, pemerintah tidak akan sembarangan menggunakan data AEoI. Ia mengatakan penggunaannya akan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Pertukaran Data Perpajakan Semakin Digencarkan

Pertukaran data perpajakan atau AEoI semakin gencar. Terakhir, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengeluarkan Pengumuman DJP PENG-05/PJ/2019.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X