Menteri Rini Minta Tumpahan Minyak di Karawang Tuntas September

Kompas.com - 22/08/2019, 19:34 WIB
Tumpahan minyak Pertamina yang terdokumentasi di pantai Karawang, 4 Agustus lalu. dok BBC IndonesiaTumpahan minyak Pertamina yang terdokumentasi di pantai Karawang, 4 Agustus lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meminta PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat penanganan atas tumpahan minyak dari anjungan YYA milik PT PHE ONWJ.

Dia menargetkan penanganan tumpahan minyak tuntas pada September 2019.

"Sejauh ini penanganan dampak tumpahan minyak yang dilakukan Pertamina sudah sangat baik. Tadi saya melihat langsung penanganan oil spill di sekitar sumur Pertamina,” ujar Rini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: 8.605 Meter Oil Boom Dipasang untuk Atasi Tumpahan Minyak di Pantura

Rini pun meminta warga sekitar pesisir pantai untuk membantu Pertamina dalam pembersihan area yang terdampak ceceran minyak. Selain itu, Rini juga meminta Pertamina untuk memasang oil boom ke arah timur anjungan.

"Saat ini memang angin mengarah ke arah barat. Tapi, saya minta ke manajemen Pertamina untuk mengantisipasi jika angin mengarah ke timur,” kata Rini.

Hingga saat ini, Pertamina telah memasang oil boom di 8 titik, di sepanjang garis pantai yaitu Desa Cemara Jaya, Desa Sedari, Desa Tambak Sari, Desa Tanjung Pakis, Desa Pantai Bakti, Desa Sungai Buntu, Desa Sukajaya dan Kepulauan Seribu.

Baca juga: Tangani Dampak Kebocoran Minyak, Pertamina Kerahkan 1.500 Personel

Dalam menangani wilayah untuk penanganan di wilayah pesisir pantai, Oil Spill Combact Team (OSCT) PHE ONWJ bekerja sama dengan TNI dan Polri serta masyarakat pesisir. Total personel yang terlibat dalam pembersihan tumpahan minyak, baik di darat maupun di laut per tanggal 19 Agustus 2019, sebanyak 1970 personel.

Pemantauan penanganan oil spill di sekitar anjungan YYA dan wilayah terdampak juga terus berlanjut dengan patroli udara dan laut dalam radius 50 – 100 km dengan menggunakan helikopter milik Pelita Air Service. Adapun untuk patroli perairan menggunakan Kapal Patroli Ditpolair Baharkam POLRI di Perairan Karawang.

Sedangkan, untuk pelayanan masyarakat PHE ONWJ membuka 9 Posko Pelayanan Kesehatan, yaitu di daerah Ciwaru, Pusaka Jaya Utara, Sedari, Tambaksari, Batu Jaya, Tanjung Pakis, Cemara Jaya, Pasir Putih dan Kepulauan Seribu. Di posko ini disiagakan 6 dokter, 39 paramedik dan 5 ambulance.

Baca juga: ESDM: Gelembung Gas di Perairan Pantai Utara Jawa Bisa Seperti Film Deepwater Horizon

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X