Pengguna Mobil Listrik Akan Bebas Ganjil Genap

Kompas.com - 23/08/2019, 19:49 WIB
Ilustrasi mobil listrik. The GuardianIlustrasi mobil listrik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan akan terus memberikan insentif kepada pengguna kendaraan listrik. Salah satunya keleluasaan melewati jalan-jalan di Ibu Kota Jakarta.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, insentif itu berupaya tidak berlakunya kebijakan ganjil genap untuk mobil listrik di Jakarta.

"Ini akan kami bolehkan menggunakan jalan itu," ujarnya dalam acara FGD dengan topik Kendaraan Listik Sebagai Solusi Pengurangan Polusi dan Penggunaan BBM, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Menurut Budi, insentif tersebut perlu dilakukan sebagai bukti bahwa pemerintah pro mobil listrik dan pro kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Insentif itu juga diharapkan mendorong masyarakat mau hijrah dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik.

Meski begitu apa yang diungkap Budi masih rencana. Kementerian Perhubungan kata dia, akan mengeluarkan surat edaran untuk gubernur dan dinas perhubungan provinsi.

Saat ini pemerintah terus mendorong pengembangan industri mobil listrik di Indonesia. Diantaranya memberikan berbagai insentif pajak untuk dunia usaha.

Insentif itu diharapkan membuat industri mobil listrik menggeliat dan penggunaan mobil listrik kian semakin banyak.

Sebelumnya, Kemenhub juga mengupayakan agar pengguna kendaraan listrik diberikan insentif parkir murah bahkan gratis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X