Menhub: Pembangunan Jalur KA YIA Ditargetkan Rampung pada Akhir 2020

Kompas.com - 26/08/2019, 06:39 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi DOKUMENTASI KEMENHUBMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan jalur kereta api menuju Bandara Internasional Yogyakarta ( YIA) bisa rampung pada akhir tahun 2020.

“Yang akan kita intensifkan adalah angkutan kereta api agar aksesibilitas bertambah dan lebih mudah, dengan headway yang lebih pendek sehingga ada suatu kepastian bagi penumpang dari sini untuk mencapai Yogya. Kereta Api akan difinalkan dari Bandara YIA ke Stasiun Kedundang kira-kira pada akhir 2020," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/8/2019) malam.

Pembangunan jalur KA menuju YIA akan dilakukan pada Oktober 2018. Untuk tahap awal, jalur KA akan dibangun di daerah Stasiun Kedundang dan di sekitar area Bandara YIA. 

Baca juga: Kereta Bandara Internasional Yogyakarta Resmi Beroperasi

Stasiun Kedundang sendiri merupakan stasiun yang sudah lama tidak beroperasi dan berlokasi di antara Stasiun Tugu dan Stasiun Wojo. Stasiun tersebut nantinya akan menjadi persimpangan antara jalur KA menuju Bandara YIA dan menuju Stasiun Wojo.

“Nanti kita akan membuat jalur kereta api langsung sampai ke Bandara YIA. Stasiun Kedundang ini adalah persimpangannya,” kata Budi.

Jalur KA YIA sendiri akan dibangun dengan jalur layang (elevated). Diperkirakan tingginya hanya sebatas 3 sampai 6 meter saja.

Baca juga: Menhub: Maret Ini, Kereta Bandara Berangkat dari Stasiun Manggarai

Pembangunan jalur KA langsung ke Bandara YIA ini akan memangkas waktu yang ditempuh masyarakat untuk menuju YIA.  Sehingga diharapkan bandara YIA dapat beroperasi dengan optimal.

“Jadi jika sekarang waktu tempuh dari stasiun tugu ke Bandara YIA dari stasiun Wojo 60 menit, karena harus menggunakan bus feeder menuju Bandara. Nantinya jika jalur KA sudah tersambung dari Bandara YIA sampai Stasiun Kedundang ini, waktu tempuhnya hanya 35 menit dengan headway 15 menit sekali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, budi meminta frekuensi perjalanan KA dari Yogyakarta menuju Bandara YIA maupun sebaliknya lebih dioptimalkan 

"Yang akan datang saya minta di review, tugu sampai YIA saja mondar mandir sehingga frekuensinya lebih banyak. Ditambah dengan kereta-kereta yang eksisting, kereta eksisting satu hari ada 178 kereta," ucap Budi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X